Kegiatan ini dihadiri Gubernur Jawa Barat, jajaran KPK, Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kepala KPKNL Jakarta III, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, para kepala daerah penerima hibah, serta unsur TNI.
Baca Juga: Heboh karyawati PT Taekwang Subang melahirkan di toilet pabrik, ini klarifikasi perusahaan
Komitmen penguatan integritas daerah
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya pengelolaan aset sebagai salah satu kunci peningkatan kapasitas fiskal daerah.
Ia mengingatkan agar seluruh aset yang diterima benar-benar dioptimalkan untuk mendukung pelayanan publik, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.
“Seluruh aset itu saya harap memiliki manfaat bagi kegiatan pelayanan publik. Anggaran negara bukan hanya sekadar belanja, tapi investasi bagi masa depan,” tegasnya.
Sebagai tuan rumah, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menyatakan komitmennya terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Ia menyambut baik sinergi antara KPK, Kementerian Keuangan, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperkuat pengelolaan aset daerah.
Penyelenggaraan kegiatan tingkat nasional di Subang ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat integritas pemerintahan daerah serta memastikan aset negara hasil tindak pidana korupsi benar-benar kembali kepada kepentingan rakyat.***