Warga pun berharap bantuan alat berat bisa kembali diberikan, mengingat kondisi sungai yang kembali bercabang dan berpotensi mengancam permukiman.
“Kami sudah sepakat, kalau dapat bantuan alat berat lagi, ronda akan lebih ketat dan parkir alat berat akan disediakan di depan rumah warga,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tindakan kriminal di tengah situasi bencana tak hanya merugikan materi, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan banyak orang.***