Menurutnya, lambannya penanganan dapat memicu kemarahan publik yang bisa berdampak pada sentimen terhadap pejabat.
“Jangan sampai psikologis masyarakat yang marah itu muncul lagi. Mereka bisa hopeless, depresi, stres. Ini harus diperhatikan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kebutuhan warga bukan hanya materi, tetapi juga pemulihan mental yang harus dipenuhi secara bersamaan.***