Pramono memeluknya, menenangkan sang siswa sambil menegaskan bahwa perundungan dan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak bisa ditoleransi.
Ia memastikan seluruh biaya pengobatan serta pemulihan korban ditanggung pemerintah.
“Acara ini memberi harapan dan semangat bagi anak-anak kita,” tandasnya.***