Sikap Jokowi tersebut menunjukkan pandangan terbuka terhadap perbedaan pendapat, terutama terhadap sosok-sosok yang meninggalkan jejak sejarah panjang, baik prestasi maupun kontroversi.
Dukung filosofi Mikul Duwur Mendhem Jero
Ketika ditanya pandangannya soal filosofi Jawa 'Mikul Duwur Mendhem Jero', Jokowi menilai ajaran itu sangat baik sebagai bentuk penghormatan terhadap pemimpin terdahulu.
“Sangat baik,” jawab Jokowi singkat.
Filosofi tersebut bermakna menjunjung tinggi kebaikan pemimpin dan mengubur dalam-dalam kekurangannya, tanpa meniadakan catatan sejarah.
40 Tokoh masuk daftar usulan
Selain Soeharto dan Gus Dur, beberapa nama lain yang diusulkan menerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini antara lain Syaikhona Muhammad Kholil dari Madura, KH Bisri Syansuri, KH Muhammad Yusuf Hasyim, Jenderal (Purn) M. Jusuf dari Sulawesi Selatan, Ali Sadikin dari Jakarta, serta aktivis buruh Marsinah.
Nama-nama tersebut diusulkan oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) dan disaring kembali oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) sebelum diajukan ke Dewan Gelar untuk penilaian akhir.***