Menurutnya, saat ini baru satu proyek yang berhasil masuk dalam kategori investasi swasta, yaitu pembangunan hotel oleh konsorsium Aguan Cs.
Baca Juga: Selain dicap ‘kota hantu’, akademisi ungkap dua isu utama yang bikin IKN jadi sorotan media asing
Masuk tahap II pembangunan, IKN pakai 3 skema pembiayaan
Sebelumnya, Otorita IKN menyampaikan bahwa pembangunan tahap II akan menggunakan tiga skema pendanaan berbeda, yaitu APBN, KPBU, dan investasi swasta murni.
Dari APBN, akan digelontorkan dana sebesar Rp48,8 triliun untuk periode 2025–2028. Sementara pembiayaan melalui KPBU diperkirakan mencapai Rp158,72 triliun, dan dari investasi swasta murni sebesar Rp66,3 triliun per Oktober 2025.
Ketiga skema ini juga telah disepakati dalam pertemuan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada awal Oktober 2025 lalu.
Pembangunan IKN tahap II akan difokuskan pada pengembangan kawasan legislatif dan yudikatif dengan target penyelesaian dalam 25 bulan.***