GENMILENIAL.ID – Dua warga meninggal dunia setelah mobil pikap yang mereka tumpangi tertimpa pohon besar di Jalan Raya Bandung–Subang, tepatnya di wilayah Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Rabu, 22 Oktober 2025.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan perbukitan Ciater.
Sebuah pohon besar di tepi jalan tumbang dan menimpa mobil pikap bernomor polisi T 8304 ZT yang tengah mengangkut hasil panen nanas.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin, mengatakan dua korban yang meninggal dunia merupakan warga Desa Tambakan, Kecamatan Jalancagak.
“Korban atas nama Waway (44 tahun) dan Raka Abdillah (19 tahun) meninggal dunia di tempat akibat tertimpa batang pohon besar. Tim gabungan dari BPBD, Tagana, Damkar, Polri, TNI, dan masyarakat langsung melakukan evakuasi,” ujar Udin Jazudin dalam keterangannya, Rabu sore.
Udin menjelaskan, hujan deras disertai angin kencang sejak pagi menyebabkan pohon berukuran besar di tepi jalan tak mampu menahan tekanan angin hingga tumbang dan menimpa kendaraan yang melintas.
“Evakuasi berjalan lancar meski sempat menghambat arus lalu lintas Bandung–Subang selama sekitar satu jam,” tambahnya.
Ketua Tagana Kabupaten Subang, Jajang A. Muhaimin, membenarkan kedua korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Palasari untuk pemeriksaan medis dan pemulasaran, sebelum diserahkan kepada keluarga di rumah duka di Tambakan.
Petugas BPBD bersama relawan juga menggunakan alat pemotong kayu untuk menyingkirkan material pohon yang menutupi badan jalan. Setelah pembersihan selesai, arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 12.30 WIB.
Udin Jazudin mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana selama musim hujan dan angin kencang, terutama di jalur perbukitan dan wilayah dengan banyak pepohonan besar.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, terutama saat cuaca ekstrem seperti ini. Jika hujan lebat dan angin kencang, sebaiknya menepi di tempat aman,” tutup Udin.***