Saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Timur pada Senin 27 Januari 2025, Antok tampak tertunduk mengenakan baju tahanan.
Ia menangis mengingat anak-anaknya dan menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban.
"Saya menyesal. Saya minta maaf kepada korban dan keluarganya," ucapnya singkat sambil berjalan cepat menghindari sorotan kamera media.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Polda Jawa Timur berkomitmen untuk mengungkap semua fakta demi memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.