Polisi sebut hasil tes psikologi tersangka mutilasi di Ngawi akan diumumkan ke publik, ada apa?

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 08:45 WIB
Ilustrasi hasil pemeriksaan tersangka mutilasi di Ngawi (Freepik/Freepik)
Ilustrasi hasil pemeriksaan tersangka mutilasi di Ngawi (Freepik/Freepik)

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan bahwa tersangka menangis setiap kali ditanya mengenai anaknya.

"Kalau kami tanyakan soal anak, nangis dia. Sayang sama anaknya juga," ujar Jumhur.

Selain itu, pernyataan kasar yang pernah diucapkan korban mengenai anaknya menjadi salah satu pemicu utama aksi kejam yang dilakukan Antok.

Baca Juga: Diduga jadi penyebab terbakarnya pesawat Air Busan, begini aturan membawa powerbank di pesawat agar tetap aman

Pemeriksaan kejiwaan antok

Mengingat berbagai perilaku janggal yang ditunjukkan, Polda Jawa Timur telah melakukan serangkaian tes kejiwaan terhadap Antok.

"Kita tes psikologi, tadi pemeriksaan," ungkap AKBP Arbaridi Jumhur, dikutip dari Kompas.com pada Kamis 30 Januari 2025.

Hasil dari tes tersebut nantinya akan diumumkan ke publik secara transparan. 

Kombes Farman menambahkan bahwa tes kejiwaan dilakukan untuk mengetahui apakah Antok memiliki indikasi psikopat atau tidak.

Baca Juga: Fenomena istilah baru 'Ubur-ubur Ikan Lele' di medsos, ternyata bermula dari video orang kena tilang polisi hingga jadi lirik lagu rap Indo

"Apakah psikopat atau tidak akan menjadi bahan pertimbangan bagi kami untuk melakukan pemeriksaan ke psikiater," kata Farman.

Ancaman Hukuman Maksimal

Atas perbuatannya, Antok dijerat dengan sejumlah pasal berat, di antaranya:

  • Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,
  • Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,
  • Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian,
  • Pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dengan pasal-pasal tersebut, Antok terancam hukuman penjara maksimal seumur hidup.

Baca Juga: Nyinyiran media Vietnam ini bisa jadi pelecut semangat Garuda U-20 yang bakal hadapi India di Mandiri Challenge Series 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X