news

4 Fakta terkini kasus dugaan pencabulan pemilik Ponpes Jaktim ke santri: Tersangka sempat ketahuan istri

Kamis, 23 Januari 2025 | 01:32 WIB
Keterangan polisi terkait kasus pencabulan pemilik Ponpes di wilayah Jaktim, pada Selasa, 21 Januari 2025 (Dok. Konferensi Pers Polres Metro Jakarta Timur)

"Itu yang selalu disampaikan kepada korban untuk melakukan kegiatan sejenis onani, untuk mengeluarkan sperma daripada si tersangka itu sendiri," ungkapnya.

2. Korban terperdaya dengan bujuk rayu tersangka

Nicolas juga mengatakan, setelah CH berdalih 'demi menyembuhkan penyakit' korban pun terperdaya dengan bujuk rayu tersangka. 

Baca Juga: Sentil tambang ilegal untuk PSN, Dr. Imran: Saya lebih takut kepada aturan dibandingkan dengan pernyataan orang

Selain itu, korban diimingi sejumlah uang dan diberi keistimewaan jika mau menuruti permintaan tersangka. 

Hingga kini, terdapat santri laki-laki berinisial MFR (17) dan RN (17) yang diduga dicabuli tersangka.

 

3. Dilakukan saat rumahnya sepi

Dalam kesempatan yang sama, Nicolas menyebut aksi pencabulan itu dilakukan di sebuah ruangan Ponpes dan rumah tersangka saat istrinya tengah mengajar. 

Tersangka melancarkan aksinya dengan meminta dipijat oleh para santri laki-laki.

"Awalnya para korbannya diajak ke kamar pribadinya ataupun ke rumah saat istrinya sedang mengajar di pondok pesantren atau rumahnya sepi," terang Nicolas.

Baca Juga: Sertijab Pj. Bupati, Sekda Subang apresiasi dedikasi Dr. Imran yang telah menerima puluhan prestasi baik nasional atau provinsi

"Selanjutnya, korban disuruh pijat dan sekaligus melakukan rangkaian kegiatan untuk membuat yang bersangkutan terangsang," lanjutnya.

 

4. Aksi tersangka sempat ketahuan istrinya

Halaman:

Tags

Terkini