Karhutla melanda Kalimantan, siswa Kaltim hingga Kalbar masih menanti sekolahnya kembali dibuka

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB
Menyoroti maraknya karhutla yang melanda Kalimantan, ini sejumlah kebijakan atas dampak asap kebakaran di wilayah Kaltim hingga Kalbar (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti maraknya karhutla yang melanda Kalimantan, ini sejumlah kebijakan atas dampak asap kebakaran di wilayah Kaltim hingga Kalbar (Instagram.com/@undercover.id)

Baca Juga: Bagaimana cara sanggah desil bansos 2026 via WhatsApp? Jangan sampai keliru, ini ketentuannya

Ia juga menyebut kondisi udara di wilayah Kaltim masih berada dalam kategori aman.

Sekolah libur, program MBG tetap berjalan

Kendati kegiatan belajar mengajar di sekolah diliburkan, Rudy memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjadi prioritas di Kaltim.

Saat ditanya mengenai teknis penyaluran MBG kepada siswa selama sekolah diliburkan, Rudy mengaku belum mengetahui secara rinci mekanisme yang diterapkan di lapangan.

"Kalau yang libur, kalau yang libur tentunya saya enggak tahu persis, ya, teknisnya yang di lapangan kalau untuk MBG ini," ujar Rudy.

Baca Juga: Saat Nusron Wahid tak kunjung diperiksa di tengah skandal suap HGB Summarecon, KPK kena cipratan kritik

"Tapi untuk di seluruh Kalimantan Timur, MBG tetap menjadi prioritas," ungkapnya.

Rudy juga mengatakan Kaltim tidak termasuk enam provinsi yang disebut saat ini paling mendominasi karhutla, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Sumatra Selatan, dan Jambi.

"Masih ada. Masih ada, tetapi semuanya masih dalam kondisi yang terkendali, aman terkendali karena masih kemarau untuk di Kaltim," tuturnya.

Pontianak terapkan sekolah daring

Sementara itu, kebijakan berbeda diterapkan Pemerintah Kota Pontianak, Kalbar.

Baca Juga: Viral dugaan protes guru di Bogor soal cek aroma MBG: Kami pengajar, bukan tukang endus

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan kegiatan belajar mengajar di sekolah masih dilakukan secara daring akibat kabut asap yang masih pekat.

Pemkot Pontianak masih menerapkan kebijakan tersebut untuk tingkat TK, SD, dan SMP. Kebijakan itu diberlakukan hingga kondisi cuaca membaik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X