Dinilai tak beretika, pegawai SPPG Bantul diberhentikan imbas dugaan ejek ke korban keracunan MBG

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 22 September 2026 | 16:55 WIB
Menyoroti pemecatan pegawai SPPG yang sempat viral diduga mengolok siswa korban keracunan MBG di Karo, Sumatera Utara (Instagram.com/@gibran_rakabuming)
Menyoroti pemecatan pegawai SPPG yang sempat viral diduga mengolok siswa korban keracunan MBG di Karo, Sumatera Utara (Instagram.com/@gibran_rakabuming)

Baca Juga: 8 Orang masih dicari, ini pengakuan keluarga Daus sang jurnalis yang hilang saat liputan Anak Krakatau

Pihak BGN DIY menilai jajaran SPPG tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugas teknis, tetapi juga harus memperhatikan cara berkomunikasi, terutama ketika menyikapi persoalan yang menyangkut masyarakat.

Diminta bijak menggunakan media sosial

Gagat juga menekankan pentingnya keamanan pangan dalam pelaksanaan Program MBG. Namun, ketika terdapat masyarakat yang diduga terdampak, jajaran SPPG dinilai perlu mengedepankan empati dan rasa saling menghormati.

Menurut Gagat, persoalan yang dialami masyarakat tidak seharusnya justru menjadi bahan olok-olok.

Baca Juga: RUU Reforma Agraria disepakati DPR dan pemerintah, konflik tanah hingga redistribusi jadi sorotan

Karena itu, seluruh jajaran SPPG di wilayahnya diminta lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial.

"Kita harus memahami sensitivitas persoalan yang sedang dihadapi masyarakat," ungkap Gagat.

"Jangan sampai persoalan yang seharusnya menjadi pembelajaran bersama justru dikomentari dengan cara yang tidak tepat," sambungnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah video yang diduga berisi olokan terhadap siswa korban keracunan MBG di Karo menjadi viral.

Baca Juga: Kapolres Subang ingatkan pelajar soal 2 bahaya: Narkoba dan pelanggaran lalu lintas

BGN DIY kemudian menjadikan persoalan tersebut sebagai bahan evaluasi bagi jajaran yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.

Fokus tingkatkan pelayanan MBG

Selain persoalan etika komunikasi, Gagat meminta seluruh jajaran SPPG untuk menjadikan kejadian tersebut sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan.

"Tingkatkan kualitas pelayanan, pastikan keamanan pangan, laksanakan SOP," tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X