Baca Juga: Sempat viral karena marahi petugas BNPB soal bantuan gempa NTT, Camat Lamba Leda Utara mundur
“Kebetulan kita cek juga desilnya satu,” sambungnya.
Menurut Neli, terdapat 18 KPM di desanya yang dinonaktifkan karena terindikasi aktivitas judi online. Dayat dan Darmi termasuk di dalamnya.
Namun, pihak desa kemudian mengajukan sanggahan atas status tersebut. Klarifikasi dilakukan karena kondisi pasangan lansia itu dinilai tidak menunjukkan adanya aktivitas yang mengarah pada judi online.
Identitas diduga pernah dipinjam orang lain
Neli juga melakukan klarifikasi mengenai kemungkinan data identitas milik Dayat dan Darmi digunakan oleh pihak lain.
Dalam proses klarifikasi, pihak desa membuat surat pernyataan bermaterai untuk memastikan informasi mengenai penggunaan identitas tersebut.
“Setelah penonaktifan, saya klarifikasi. Membuat surat pernyataan bermaterai, saya juga klarifikasi apakah KTP-nya pernah dipinjam orang lain. Hasilnya diakui,” kata Neli.
Sementara terkait dugaan aktivitas judi online, kondisi Dayat dan Darmi menjadi salah satu pertimbangan pihak desa dalam mengajukan sanggahan.
Neli menyebut keduanya tidak memiliki telepon seluler dan tidak bisa membaca maupun menulis.
“Maaf, (mereka) tidak bersekolah dan tidak bisa baca tulis. Jadi, tidak mungkin ada indikasi untuk judol. HP juga tidak punya,” sambungnya.
7.585 KPM di Pekalongan terindikasi judol
Kasus Dayat dan Darmi terjadi di tengah penertiban data penerima bansos yang terindikasi aktivitas judi online.
Artikel Terkait
Bertemu para PKH, Kang Jimat minta SDM PKH edukasi warga agar bisa mandiri
Kang Rey kepada SDM PKH: Saya ini pelayan masyarakat, bukan sebaliknya
Banjir dan longsor Sumatera masuk ranah pidana, Satgas PKH petakan perusahaan terindikasi
Pegiat antikorupsi soroti lahan kompensasi PT BSI, Satgas PKH didesak turun tangan
Ditemukan tewas terikat di kamar, lansia di Subang diduga jadi korban perampokan
196 Pendamping PKH Subang diangkat jadi PPPK, Kang Rey: Apresiasi untuk pengabdian
Angka kemiskinan Subang 9,23 persen, penerima PKH capai 55 ribu keluarga