“Kami siapkan rehabilitasi bagi pelajar yang terbukti menggunakan obat terlarang,” tegasnya.
Langkah ini dinilai sebagai upaya serius pemerintah daerah dalam menekan angka kriminalitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Fokus berantas kejahatan hingga akar
Kasus begal maut ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak terkait pentingnya pengawasan di wilayah rawan, khususnya jalur-jalur sepi.
Baca Juga: 33 Knalpot brong disikat polisi saat malam minggu, Kapolres Subang turun langsung pimpin razia
Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum kini berkomitmen memperketat pengawasan serta menindak tegas pelaku kriminal.
Dengan tertangkapnya pelaku, diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus mengembalikan rasa aman masyarakat, khususnya di wilayah Subang dan sekitarnya.***
Artikel Terkait
Komplotan begal sadis 20 TKP dibekuk, Kapolres Subang: Tak ada ruang untuk kejahatan jalanan
Kasat Reskrim Polres Subang beberkan kronologi sadis begal 5 TKP semalam, polisi perketat patroli jalanan
Sayangkan pengumuman sayembara tangkap begal Dedi Mulyadi, Mahfud MD: Seharusnya tidak dilakukan
Skandal kopilot Malaysia yang diduga kerja sampingan jadi kurir narkoba ke RI: Sempat terciduk bawa 26 kg ekstasi
Polres Subang ungkap 21 kasus narkoba, 26 tersangka ditangkap dan sabu 146 gram disita
Viral komplotan begal di Cibitung Bekasi diringkus usai diduga gasak Rp30 juta milik korban
Kapal pengangkut narkoba di Bintan kena sergap, 65 karung berisi 1.300 bungkus teh Cina kini diamankan BNN