“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Subang untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," ujar AKBP Andi Purwanto.
"Kami juga mengimbau kepada para pengguna kendaraan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan kelengkapan kendaraan sesuai ketentuan, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar,” sambungnya.
Ia menekankan bahwa kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Respons keluhan warga
Penertiban knalpot tidak standar selama ini menjadi salah satu tuntutan warga yang menginginkan suasana malam yang lebih tenang dan nyaman.
Suara bising dari knalpot brong kerap dikeluhkan karena mengganggu aktivitas istirahat hingga memicu potensi konflik di lingkungan masyarakat.
Baca Juga: Kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta, titik api diduga dari lantai 11 yang direnovasi
Melalui KRYD ini, Polres Subang menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dan merespons langsung persoalan yang dirasakan warga.
Selain penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar lebih disiplin serta menjaga ketertiban di jalan raya.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus ditingkatkan guna memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Subang tetap aman, tertib, dan kondusif, khususnya pada momen-momen rawan seperti malam akhir pekan.***
Artikel Terkait
Resahkan warga dengan bisingnya knalpot, Polres Subang bubarkan kegiatan Jambore Yamaha RK King Club Cimahi II di Sirkuit Geri Mang Subang
Razia knalpot brong di Pagaden, Polsek amankan 16 sepeda motor
Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Subang musnahkan 16 ribu botol miras dan ratusan knalpot brong
Guru honorer di Muaro Jambi dipolisikan usai razia rambut siswa, curhat ke DPR: Suami saya ditahan 3 bulan
Pasca 9 warga tewas akibat miras oplosan, Polres Subang intensifkan razia minuman keras
Siswi SMKN 2 Garut diduga jadi korban razia rambut paksa oleh guru BK, 8 orang minta pendampingan hukum
Razia narkoba di Riau bikin geger warga medsos, polisi ringkus anak kepala daerah hingga selebgram