Baca Juga: Dapur MBG wajib kantongi sertifikat SLHS, BGN beri target waktu singkat
Mereka juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menangani kasus yang melibatkan anak di bawah umur, terutama terkait dampak psikologis jangka panjang.
“Fokus utama kami bukan sekadar merespons viralnya informasi, melainkan menjaga kesehatan mental, memulihkan trauma, dan melindungi masa depan anak,” lanjutnya.
Kronologi video viral
Video pertama yang beredar berdurasi sekitar 1 menit 30 detik. Dalam rekaman tersebut, terlihat korban dijambak dan ditampar oleh beberapa remaja perempuan lain.
Baca Juga: Tak ditemukan lagi, lokasi diduga edar obat terlarang di Pagaden sudah dibongkar
Situasi berlangsung tegang, sementara korban tampak hanya bisa menangis dan menuruti pelaku.
Dalam video itu juga terdengar narasi yang menyebut perundungan dipicu oleh persoalan asmara.
“Kalau tahu punya salah ya diam, nangis terus. Ya lebih sakit orang yang dirusak hubungannya sama difitnah,” ujar salah satu pelaku, dikutip Kamis 6 Agustus 2026.
Selain itu, video kedua berdurasi 51 detik menunjukkan kejadian serupa yang terjadi di lokasi berbeda, yakni di pinggir lapangan.
Baca Juga: DPRD Subang sahkan perubahan KUA-PPAS 2026, dinamika pembahasan disorot sebagai kunci pembangunan
Dalam video tersebut, pelaku terlihat kembali memarahi korban dengan nada tinggi.
Unggahan video tersebut memicu reaksi keras dari warganet yang meminta pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku serta memberikan perlindungan kepada korban.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap perilaku remaja di lingkungan sosial, serta peran keluarga dan institusi pendidikan dalam mencegah terjadinya perundungan.***
Artikel Terkait
Lawan perundungan dari sekolah, SMPN 6 Subang gaungkan deklarasi anti-bullying
Sorotan wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy, alumni FK Unsri ungkap dugaan beban kerja hingga perundungan
Viral unggahan alumni sebut jadi korban perundungan oleh oknum guru, SMAN 2 Bantul buka suara
BSI tegaskan zero tolerance terhadap pelecehan dan perundungan di lingkungan kerja
Dugaan perundungan PPDS Anestesi, Kemenkes hentikan sementara program di RSUP Kandou
Di balik insiden ledakan di MAN 3 Padang, terduga pelaku siswa diduga tiru aksi dan alami perundungan
Momentum HAN 2026, Bunda PAUD Subang dorong PAUD ramah anak dan bebas perundungan