GENMILENIAL.ID — Media sosial diramaikan dengan beredarnya dua video dugaan perundungan yang melibatkan remaja perempuan di Cilacap, Jawa Tengah.
Dalam video tersebut, terlihat aksi kekerasan seperti menjambak dan menampar korban yang juga masih berusia remaja.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena tidak hanya satu, melainkan dua video berbeda yang beredar dalam waktu berdekatan.
Kedua video tersebut diketahui menampilkan pelaku dan korban yang sama, meskipun terjadi di lokasi berbeda.
Pihak kepolisian dari Polresta Cilacap pun telah turun tangan untuk menangani kasus tersebut. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Sudah ditangani Unit PPA, kemarin ke rumah korban didampingi pak Bhabin Karangtalun. Hasil koordinasi Kanit Reskrim ke Unit PPA, dua video tersebut adalah kejadian dengan pelaku dan korban yang sama, dengan tempat kejadian perkara yang berbeda,” ujar Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Soecahyo, Rabu 5 Agustus 2026.
Ia menambahkan, saat ini proses hukum masih berjalan dengan tahapan pemanggilan saksi-saksi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Baca Juga: ESAI: Pada hari kemerdekaan, biarkan pekerja pulang
“Sekarang dalam proses pemanggilan saksi dan lain-lain,” imbuhnya.
Dinsos lakukan pendampingan
Di sisi lain, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Cilacap juga telah mengambil langkah cepat dengan memberikan pendampingan kepada korban.
Dalam keterangannya, pihak Dinsos menyebut telah melakukan penjangkauan serta asesmen terhadap kondisi korban, termasuk pendampingan secara psikososial.
“Langsung turun tangan untuk melakukan penjangkauan, asesmen mendalam, dan pendampingan psikososial bagi anak korban bullying,” tulis Dinsos dalam keterangan resminya, Rabu 5 Agustus 2026.
Artikel Terkait
Lawan perundungan dari sekolah, SMPN 6 Subang gaungkan deklarasi anti-bullying
Sorotan wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy, alumni FK Unsri ungkap dugaan beban kerja hingga perundungan
Viral unggahan alumni sebut jadi korban perundungan oleh oknum guru, SMAN 2 Bantul buka suara
BSI tegaskan zero tolerance terhadap pelecehan dan perundungan di lingkungan kerja
Dugaan perundungan PPDS Anestesi, Kemenkes hentikan sementara program di RSUP Kandou
Di balik insiden ledakan di MAN 3 Padang, terduga pelaku siswa diduga tiru aksi dan alami perundungan
Momentum HAN 2026, Bunda PAUD Subang dorong PAUD ramah anak dan bebas perundungan