Kasus ini bermula saat Wali Kota Medan, Rico Waas, meninjau perbaikan jalan di wilayah Paya Pasir, Medan Marelan, pada Selasa, 28 Juli 2026.
Baca Juga: Satpam SPPG di Ciputat diduga jual 1.700 ompreng MBG untuk beli narkoba, gimana awal mulanya?
Dalam kesempatan itu, seorang warga menyampaikan keluhan terkait minimnya penerangan jalan yang dinilai rawan tindak kejahatan.
Warga tersebut bahkan mengaku harus mengeluarkan biaya pribadi untuk memasang lampu jalan.
“Pak nanti izin pasang lampu ya, Pak. Gelap sekali soalnya. Banyak begal di sini. Ini empat tiang saya pasang sendiri pakai uang pribadi,” ujarnya.
Ucapan 'Cie Curhat' picu kontroversi
Alih-alih merespons serius, Syerly yang berada di lokasi justru tertawa dan melontarkan komentar yang dinilai tidak pantas.
“Cie curhat dia,” ucapnya.
Ucapan tersebut terekam dalam video dan viral di media sosial. Banyak warganet menilai sikap tersebut tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik.
Peristiwa ini pun memicu kritik luas serta menjadi pengingat bagi aparatur pemerintah agar menjaga sikap, empati, dan profesionalisme saat berinteraksi dengan masyarakat.***
Artikel Terkait
Program awal Lurah Sukamelang: Penguatan karang taruna, UMKM, hingga bank sampah
Duduk perkara pencopotan sekretaris Lurah Petojo Selatan yang viral karena gaya hidup mewah
Viral 2 lurah di Kendari diduga pesta miras dengan wanita panggilan, digerebek dan dinonaktifkan
Bukan pejabat, polisi ungkap pekerjaan asli pelaku penganiayaan caddy golf di Tangerang
Daftar lengkap 18 pejabat baru Subang: Dari eselon II hingga IV, ini nama dan jabatan yang dilantik
Prabowo bakal sikat pejabat yang diam-diam jadi maling uang rakyat: Saya tak toleransi, tidak akan ragu
Pejabat Gayo Lues mundur usai polemik flexing anak viral, akui tanggung jawab moral