Ia juga menyebut, aksi vandalisme sempat terjadi beberapa hari sebelum kejadian, dan diduga kelompok tersebut kembali ke lokasi.
"Aksi coret-coret malam Rabu, selang satu hari diduga kelompok itu datang lagi," katanya.
Warta mengaku tidak menyangka pencarian korban berakhir tragis.
Baca Juga: Perpres ojol segera terbit, Dasco pimpin rakor lintas Kementerian bahas perlindungan pengemudi
"Tadi ada telepon dari kepala satpam bilang Marna enggak ada dari jam 3 dini hari," bebernya.
"Setelah dicari bareng teman-teman dan warga, ketemu jam 11 siang dalam air di pinggir danau, tangannya terborgol ke belakang," tandasnya.
Kasus ini masih terus didalami pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak kriminal di balik peristiwa tersebut.***
Artikel Terkait
Wanita tewas di Tangsel diduga dibunuh mantan suami, ini kronologinya
Pendaki Gunung Putri di Cianjur tewas diduga terlindas truk semen gagal nanjak, jalan rusak jadi sorotan
Remaja tukang roti diduga tewas dibacok di Cengkareng, bermula dari senggolan motor
Kecelakaan maut bus ALS vs truk tangki di Muratara Sumsel, 16 orang tewas dan kendaraan terbakar
Identitas 2 korban tewas usai banjir bandang di Bone terungkap, bocah 5 tahun dan lansia 80 tahun
Akhir pelarian pelaku penembak Bripka Arya Supena di Lampung: Tewas dalam baku tembak dengan polisi
Tragedi tambang emas Sijunjung Sumbar: 9 Penambang tewas tertimbun longsor, aktivitas diduga ilegal