Akhir pelarian pelaku penembak Bripka Arya Supena di Lampung: Tewas dalam baku tembak dengan polisi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 15 Mei 2026 | 18:33 WIB
Menyoroti insiden penembakan yang menewaskan anggota Ditintelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena (Instagram.com/@subdit3.jatanraslpg)
Menyoroti insiden penembakan yang menewaskan anggota Ditintelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena (Instagram.com/@subdit3.jatanraslpg)

 

GENMILENIAL.ID – Pelarian pelaku penembakan terhadap anggota Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena (32 tahun), akhirnya berakhir.

Pelaku bernama Bahroni alias Roni (23 tahun) dilaporkan tewas setelah terlibat baku tembak dengan aparat kepolisian saat proses penangkapan di Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Jumat 15 Mei 2026. 

Sebelumnya, aksi penangkapan pelaku sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan sejumlah aparat kepolisian berkumpul dan melakukan briefing.

Baca Juga: Sorotan khusus: 2 Pejabat Kemensos dinonaktifkan buntut kontroversi pengadaan sepatu SR Rp799 ribu per pasang

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @subdit3.jatanraslpg pada hari yang sama.

“Bravo resmob Polda Lampung dan Ditintelkam Polda Lampung tuntas sudah,” tulis akun tersebut.

Dalam video itu, tampak sejumlah anggota bersiaga, meski tidak dijelaskan secara rinci apakah momen tersebut terjadi sebelum atau setelah proses penangkapan.

Pelaku tewas saat melawan petugas

Kapolda Lampung, Helfi Assegaf membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengungkap kasus penembakan terhadap Bripka Arya Supena.

Baca Juga: Respons manajemen RSUD Dr Soetomo usai insiden kebakaran di lantai 5 gedung PPJT, pastikan pasien meninggal bukan karena asap

Ia menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan pada Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

“Benar, kasusnya sudah terungkap. Penangkapan terjadi pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB,” ujar Helfi dalam keterangannya.

Namun, saat hendak diamankan, pelaku disebut melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga terjadi baku tembak di lokasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X