GENMILENIAL.ID – Pelarian pelaku penembakan terhadap anggota Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung, Bripka Anumerta Arya Supena (32 tahun), akhirnya berakhir.
Pelaku bernama Bahroni alias Roni (23 tahun) dilaporkan tewas setelah terlibat baku tembak dengan aparat kepolisian saat proses penangkapan di Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada Jumat 15 Mei 2026.
Sebelumnya, aksi penangkapan pelaku sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan sejumlah aparat kepolisian berkumpul dan melakukan briefing.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @subdit3.jatanraslpg pada hari yang sama.
“Bravo resmob Polda Lampung dan Ditintelkam Polda Lampung tuntas sudah,” tulis akun tersebut.
Dalam video itu, tampak sejumlah anggota bersiaga, meski tidak dijelaskan secara rinci apakah momen tersebut terjadi sebelum atau setelah proses penangkapan.
Pelaku tewas saat melawan petugas
Kapolda Lampung, Helfi Assegaf membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengungkap kasus penembakan terhadap Bripka Arya Supena.
Ia menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan pada Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
“Benar, kasusnya sudah terungkap. Penangkapan terjadi pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB,” ujar Helfi dalam keterangannya.
Namun, saat hendak diamankan, pelaku disebut melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga terjadi baku tembak di lokasi.
Artikel Terkait
5 Alasan Pengadilan Militer membebaskan 3 oknum TNI AL pelaku penembakan bos rental tidak perlu membayar ganti rugi pada keluarga korban
LPSK ingin Pengadilan Militer bedakan restitusi dan santunan pada kasus penembakan bos rental mobil oleh 3 oknum TNI AL
Anak bos rental legowo tuntutan restitusi ditolak Pengadilan Militer, mengaku hanya ingin memberatkan hukuman pelaku penembakan
Merespon hasil Pengadilan Militer yang bebaskan restitusi 3 oknum TNI AL penembakan bos rental, LPSK minta kondisi terdakwa tak dijadikan pertimbangan
Penembakan maut di villa mewah Bali: WNA Australia tewas, polisi buru dua pelaku bersenjata
Autopsi jenazah diplomat RI korban penembakan di Peru rampung, Kemlu pastikan segera dipulangkan
Penembakan saat gala di Gedung Putih, Donald Trump dievakuasi dan tamu berhamburan