Ia juga menekankan bahwa sumpah adat bukan pengganti hukum formal negara, melainkan pelengkap dari sisi moral dan budaya.
“Ini bukan untuk menggantikan hukum negara, melainkan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral di hadapan leluhur, adat, pemerintah, dan gereja,” jelas Fabianus.
Kronologi dugaan intimidasi dokter Icha
Peristiwa ini bermula pada 13 Juni 2026 saat dokter Icha bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan menerima pasien rujukan dari RSUD Kefamenanu ke RS Leona akibat gigitan ular.
Pasien tersebut diketahui merupakan keluarga dari salah satu anggota DPRD TTU.
Dalam penanganannya, dokter Icha disebut telah bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis.
Namun, pihak keluarga pasien diduga tidak menerima penanganan tersebut dan melakukan tindakan intimidasi terhadap dokter Icha.
Tekanan yang dialami diduga berdampak pada kondisi psikologis korban hingga mengalami depresi. Hingga akhirnya, dokter Icha ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Perumahan RSS Baumata, Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 26 Juni 2026.
Sorotan publik dan harapan keadilan
Kasus ini menjadi perhatian luas karena melibatkan pejabat publik serta menyangkut dugaan intimidasi terhadap tenaga medis.
Publik kini menantikan kejelasan hasil penyelidikan dari aparat penegak hukum serta langkah tegas dari lembaga terkait.
Sementara itu, langkah keluarga yang mengajukan sumpah adat dinilai sebagai bentuk upaya mencari keadilan secara menyeluruh, baik melalui jalur hukum maupun pendekatan moral dan budaya.***
Artikel Terkait
Dokter Icha meninggal dunia, diduga alami depresi usai diintimidasi anggota DPRD TTU
Dokter konsulen pastikan dokter Icha bekerja dengan tepat, ungkap alasan pasien keluarga anggota DPRD TTU tak perlu antibisa
Mengapa kasus dr. Icha menjadi sorotan nasional? Ini kronologi dugaan intimidasi hingga investigasi polisi
Ahli toksinologi ungkap detik-detik dokter Icha ditelepon berulang kali: Saya dibentak-bentak
Jerit tangis dr. Icha dalam telepon, jadi percakapan terakhir yang masih membekas di ingatan sang ibu
Sayangkan pernyataan Kapolda NTT soal penolakan psikolog Polda, keluarga dokter Icha: Sudah ditangani ahli
Kabar wafatnya dr. Adrian Rantung picu sorotan di medsos, akankah penyebab kematian dokter PPDS Manado itu diusut tuntas?