Pesawat dibakar dan pilot dibunuh di Papua, pemerintah kutuk keras aksi KKB

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 4 Juli 2026 | 17:18 WIB
Evakuasi jenazah pilot AMA Air oleh aparat gabungan TNI-Polri setibanya di Timika, Papua, usai insiden pembakaran pesawat oleh kelompok bersenjata di Yahukimo, Jumat 3 Juli 2026 (Dok. Istimewa)
Evakuasi jenazah pilot AMA Air oleh aparat gabungan TNI-Polri setibanya di Timika, Papua, usai insiden pembakaran pesawat oleh kelompok bersenjata di Yahukimo, Jumat 3 Juli 2026 (Dok. Istimewa)

Selain itu, aparat keamanan juga terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang bertanggung jawab atas insiden ini.

Baca Juga: Layanan darurat 110 Polri viral di media sosial, warganet keluhkan respons lamban petugas

Pemerintah tegaskan tidak ada toleransi

Pemerintah menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan, khususnya yang menyasar fasilitas publik dan transportasi vital.

Penerbangan perintis memiliki peran penting sebagai akses utama bagi masyarakat di daerah terpencil Papua.

Aksi pembakaran pesawat tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengganggu distribusi logistik dan pelayanan publik. Oleh karena itu, pengamanan di sektor ini akan terus diperkuat.

Baca Juga: Ribuan warga Subang terancam menganggur, APER gelar istigosah desak program MBG dilanjutkan

Penegakan hukum jadi prioritas

Pemerintah memastikan bahwa pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Penegakan hukum ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Koordinasi antarinstansi juga akan terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X