GENMILENIAL.ID – Penindakan pakaian impor ilegal kembali menjadi sorotan nasional setelah pemerintah menemukan 19.391 balpres di 11 gudang kawasan Bandung.
Angka ini diklaim sebagai temuan terbesar sepanjang penindakan baju impor ilegal yang dilakukan sejak 2022.
Di tengah pengungkapan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan kebijakan baru, pakaian impor ilegal tidak lagi dimusnahkan dengan cara dibakar, tetapi dicacah agar dapat dimanfaatkan kembali oleh industri tekstil dan pelaku UMKM.
“Ini juga atas arahan Presiden Prabowo, mesti dimanfaatkan, jangan dibakar begitu saja,” ujar Purbaya dalam Media Briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat 14 November 2025.
Baca Juga: Rizky Ridho masuk nominasi FIFA Puskas Award 2025 berkat gol spektakuler dari tengah lapangan
Menurut Purbaya, metode pembakaran justru menimbulkan biaya tinggi bagi negara, yakni mencapai Rp12 juta per kontainer. Karena itu, ia mengusulkan proses pencacahan yang dinilai lebih efisien dan bermanfaat.
Kebijakan ini juga telah dibahas bersama Asosiasi Garmen dan Tekstil Indonesia (AGTI) dan beberapa pelaku industri yang dinilai siap menjalankan proses pencacahan balpres.
“Sebagian nanti dipakai industri, sebagian dijual ke UMKM dengan harga murah,” ungkap Purbaya.
Ia menambahkan bahwa keputusan resmi skema pencacahan akan dirilis pekan depan, dan barang sitaan mulai dikeluarkan dari gudang untuk diproses.
Baca Juga: Perumda TRS: Kualitas air Cibulakan kini jernih usai tambang ditutup
Purbaya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Menteri UMKM Maman Abdurrahman untuk skema distribusi bahan hasil cacahan kepada UMKM.
Temuan terbesar: 19.391 Balpres di 11 Gudang Bandung
Dalam konferensi pers terpisah, Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa temuan 19.391 balpres pakaian impor ilegal ini merupakan yang terbesar dalam kategori pakaian bekas.
Penindakan dilakukan pada 14–15 Agustus 2025, dengan 16.591 bal atau sekitar 85,56 persen telah dimusnahkan sejak 14 Oktober 2025. Pemerintah menargetkan seluruh proses selesai pada akhir November.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya tegaskan data Kemenkeu sudah dicek berkali-kali, fokus dorong penyerapan APBN dan pertumbuhan 8 persen
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa minta maaf soal polemik dana daerah mengendap: Bukan sentimen, saya hanya ingin ekonomi cepat jalan
Pemerintah tepis isu IKN jadi kota hantu: Basuki pastikan proyek berlanjut, Purbaya ingatkan jangan percaya media asing
'Purbaya Effect': Pengamat sebut Menkeu baru jadi faktor utama kenaikan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo
Ekonomi RI tumbuh 5,04 persen di kuartal III 2025, Menkeu Purbaya: Bukti efektivitas kebijakan fiskal pemerintah
Rocky Gerung sentil Menkeu Purbaya soal dana pemda di bank: Sanksi kepala daerahnya, jangan potong anggarannya
Menkeu Purbaya akui kejar target pajak Rp2.189 triliun tak mudah, siapkan jurus pajak digital dari marketplace online