Baca Juga: Usai penangkapan Taufik Hidayat, muncul isu utang pinjol korban aniaya yang kini diklaim sudah lunas
Bisa didistribusikan meski kasus berjalan
Terkait pemanfaatan motor listrik tersebut, Kejagung menyatakan bahwa penggunaannya akan diserahkan kepada BGN dengan tetap berkoordinasi.
“Nanti penggunaannya kami serahkan kepada BGN, termasuk pengeluarannya dari gudang akan kami fasilitasi,” ujarnya.
Syarief juga memastikan bahwa motor listrik tersebut tetap dapat didistribusikan meski proses hukum masih berlangsung.
“Boleh didistribusikan karena tidak kami sita,” tegasnya.
Dugaan markup dalam pengadaan
Diketahui, BGN melakukan pengadaan sebanyak 21.801 unit motor listrik dengan total anggaran mencapai Rp1,03 triliun.
Kendaraan tersebut direncanakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dalam program MBG.
Namun, dalam prosesnya diduga terjadi markup harga saat pengadaan dilakukan. Selain itu, vendor yang terlibat juga disebut belum memenuhi persyaratan.
Dalam kasus ini, sejumlah pihak telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.
Jumlah tersangka kemudian bertambah dengan nama Asep Yusuf Somantri, Andri Mulyono, dan Glory Harimas Sihombing.
Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan korupsi dalam proyek pengadaan tersebut.***
Artikel Terkait
3 Mantan pentolan BGN terjerat skandal korupsi, ribuan motor listrik SPPG senilai Rp1 triliun dinilai masih buram nasibnya
Banyak SPPG umumkan operasional berhenti sampai batas waktu tak tentu karena masalah anggaran, BGN singgung soal dinamika administratif
Investor dapur MBG ngaku ditipu usai setor dana Rp218 miliar, eks Wakil BGN Lodewyk Pusung diduga teken perjanjian
Viral kantor BGN ‘disegel’ masyarakat, massa desak evaluasi pelaksanaan MBG
Nasib proyek motor MBG Rp1,03 triliun: Dibayar lunas BGN era Dadan Hindayana, berujung cicilan bagi pegawai SPPG?
Pagu anggaran 2027 Rp270 triliun, BGN buka peluang siswa SMA tak mendapat MBG lagi
Momen Nanik S Deyang ngacir hindari wartawan saat ditanya soal motor listrik, buru-buru masuk mobil