“(Titik SPPG) ada yang di tengah hutan, di tengah sawah, ada di tengah kuburan,” ungkap Ammy.
Ia menilai kondisi ini mengindikasikan adanya persoalan serius, termasuk dugaan praktik jual beli titik dalam program tersebut.
Menurutnya, hal ini harus segera dibenahi agar pelaksanaan program MBG tidak menyimpang dari tujuan awalnya.
Pendaftaran ditutup, titik fiktif akan dihapus
Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kabupaten Cilacap memutuskan untuk menutup sementara pendaftaran pembukaan titik SPPG.
Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rapat bersama tim investigasi guna memastikan validitas data sebelum program dilanjutkan.
Baca Juga: Harapan di balik rapor, kisah haru petugas Damkar dampingi siswa yatim piatu di Ciamis
“Portal pendaftaran pembukaan titik SPPG ditutup. Kemudian untuk titik fiktif yang sudah teridentifikasi, dihapus lebih dulu sebelum nanti kita lanjut lagi programnya,” jelas Ammy.
Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki sistem pendataan sekaligus mencegah terulangnya kasus serupa di kemudian hari.
Program MBG dipastikan tetap berjalan
Meski diwarnai temuan tersebut, Ammy menegaskan bahwa program MBG di Kabupaten Cilacap tidak akan dihentikan.
Ia memastikan pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Program MBG tidak akan dihentikan di Kabupaten Cilacap. Yang perlu dilakukan adalah memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan ketentuan,” ujarnya.
Artikel Terkait
196 SPPG di Subang, baru 55 kantongi SLHS, 185 sudah jalani uji lab, masih ada catatan teknis
Usai MBG bakal disetop ke sekolah elite, bagaimana dengan jumlah SPPG yang kini membengkak 6.877 titik?
ICW soroti Sony Sonjaya yang ingin jadi JC kasus dugaan jual beli titik SPPG: Biarkan dia bersuara dan membongkar
Viral supplier curhat alasan menolak kerja sama SPPG: Dari minta harga rendah hingga nota kosongan
Nasib proyek motor MBG Rp1,03 triliun: Dibayar lunas BGN era Dadan Hindayana, berujung cicilan bagi pegawai SPPG?
Usulkan pecah dapur SPPG, CEO Promedia Group: Optimalkan UMKM dan katering warga untuk program makan siang warga kurang mampu
Viral dugaan pembakaran sampah SPPG di Kudus dekat permukiman, warga keluhkan asap dan bau menyengat