Namun saat kembali, motornya sudah tidak ada di lokasi karena telah diangkut petugas Dishub.
“Turun, ngambil orderan, langsung balik tau-tau motornya diangkut,” ungkapnya dalam video lain yang juga beredar luas.
Baca Juga: Resmikan tiga ruas jalan di Pagaden, Kang Rey tancap gas percepat konektivitas desa
Ia menegaskan bahwa pekerjaannya sebagai ojol sudah dijalani sejak 2015 dan menjadi satu-satunya sumber penghasilan untuk keluarganya.
Peristiwa tersebut membuat dirinya kesulitan karena motor merupakan alat utama untuk bekerja setiap hari.
Respons Dishub dan Pemprov DKI Jakarta
Menanggapi video viral tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Staf Khusus Gubernur menyampaikan bahwa kejadian itu merupakan bagian dari operasi penertiban parkir liar oleh Dishub Jakarta Timur pada Rabu 17 Juni 2026.
Pihak Sudinhub Jakarta Timur menyatakan bahwa penertiban dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.
Baca Juga: Strategi wealth global DBS berbuah manis, DBS Treasures catat lonjakan NPAT 289 persen YoY
Namun, mereka juga menegaskan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas di lapangan, terutama terhadap masyarakat yang bergantung pada kendaraan untuk mencari nafkah.
“Kami memahami kendaraan merupakan sarana utama untuk bekerja,” ujar Kepala Sudinhub Jakarta Timur dalam keterangannya.
Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas situasi yang terjadi dan memastikan akan melakukan evaluasi terhadap petugas agar penertiban ke depan dapat dilakukan lebih persuasif serta tetap mengedepankan profesionalisme.***
Artikel Terkait
Ojol kamtibmas jadi mitra strategis polisi, satu driver Subang diganjar umrah
Driver ojol di Sarinah tawarkan ongkos Rp5 ribu, kisah HP terlindas dan dijambret bikin penumpang tersentuh
Viral cerita haru penumpang ojol di malam Lebaran, beri THR hingga tak kuasa menahan tangis
Viral driver ojol diduga rekam wanita tanpa izin di mall Palembang, video disebut dikirim ke grup WA
Driver ojol di Bandung ajak siswi SD ke kos, kini diamankan polisi
Dasco pastikan potongan aplikator ojol turun jadi 8 persen, status pengemudi masih dikaji
Potongan aplikasi ojol dipangkas jadi 8 persen, Bupati Subang pasang badan dukung driver