Namun, rencana bisnis tersebut terhambat akibat pandemi COVID-19 yang membuat akses umrah ditutup secara global.
Baca Juga: ESAI: Mengapa kita harus menulis
Ruko dialihfungsikan jadi kafe
Dalam situasi tersebut, Farhan disebut meminta izin untuk memanfaatkan ruko sebagai kafe sementara hingga bisnis travel bisa kembali berjalan.
Namun, usaha tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Farhan bahkan mengaku menjadi korban penipuan, tetapi menurut Alfachmi, tidak pernah menunjukkan bukti konkret.
Kondisi itu membuat Alfachmi mulai curiga hingga akhirnya merasa kecewa karena modal besar yang ia keluarkan tidak memberikan hasil yang sepadan.
“Saya kecewa berat, uang ratusan juta yang saya korbankan justru berujung pada usaha kecil yang tidak jelas,” ungkapnya.
Baca Juga: Kasus WO Marwah: 58 Catin jadi korban, kerugian Rp2,65 miliar
Keduanya kemudian memutuskan untuk berpisah. Farhan disebut berjanji akan mengembalikan sepertiga dana dalam kurun waktu dua tahun.
Gunakan perusahaan tanpa izin
Setelah akses umrah kembali dibuka, Farhan diketahui mendirikan Hanania Travel dengan konsep yang serupa.
Hal yang mengejutkan, menurut Alfachmi, Farhan tetap menggunakan PT Khazanah Tamma International, perusahaan yang mereka dirikan bersama, tanpa persetujuan dirinya yang saat itu masih menjabat sebagai Komisaris Utama.
“Itu PT yang saya bangun dengan uang pribadi, tapi digunakan tanpa izin saya,” tulisnya.
Baca Juga: Beredar video diduga Prihantini klarifikasi dan minta maaf, akui catut nama teman sendiri di riset
Saat dimintai klarifikasi, Farhan disebut tidak menyampaikan permintaan maaf, melainkan menawarkan uang sebesar Rp100 juta agar Alfachmi mundur dari jabatannya.
Artikel Terkait
Mobil travel masuk jurang di Majalengka, 20 penumpang jadi korban, 6 orang meninggal
Viral travel ugal-ugalan di Tol Purbaleunyi, sopir minta maaf dan ditilang polisi
Pengantin korban penipuan WO Marwah di Bekasi lapor polisi, sebut kerugian capai Rp85,5 juta
Viral dugaan penipuan riset di konferensi internasional, bagaimana bisa lolos seleksi?
Rifaldy Fajar buka suara soal viralnya dugaan penipuan riset, akui catut nama sejumlah kampus tanpa izin: Kami mohon maaf
Kasus Hanania Travel: Penipuan umrah Rp12 miliar, gagal berangkatkan ratusan jemaah sesuai jadwal
Cerita jemaah umrah Hanania Travel, diminta pelunasan seminggu setelah bayar DP: Kayak dikejar utang