Beredar video diduga Prihantini klarifikasi dan minta maaf, akui catut nama teman sendiri di riset

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 31 Mei 2026 | 18:20 WIB
Viral video Prihantini menyampaikan permintaan maaf karena pencatutan nama Ayuni Kemala Safira (Threads/mamatsedunia)
Viral video Prihantini menyampaikan permintaan maaf karena pencatutan nama Ayuni Kemala Safira (Threads/mamatsedunia)

GENMILENIAL.ID – Kasus dugaan pemalsuan riset yang melibatkan Rifaldy Fajar, Prihantini, dan rekan-rekannya masih terus menjadi sorotan publik.

Terbaru, beredar sebuah video di media sosial yang diduga menampilkan Prihantini menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf terkait pencatutan nama dalam riset.

Dalam video tersebut, seorang perempuan yang mengaku sebagai Prihantini menyampaikan permohonan maaf kepada Ayuni Kemala Safira.

Namun, wajah perempuan itu tampak disensor pada bagian mata sehingga tidak terlihat secara utuh.

Baca Juga: Cerita jemaah umrah Hanania Travel, diminta pelunasan seminggu setelah bayar DP: Kayak dikejar utang

Akui pencatutan nama, tegaskan tak ada keterlibatan

Dalam pernyataannya, perempuan tersebut menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi serta menegaskan bahwa Ayuni tidak terlibat dalam penelitian yang beredar.

“Saya Prihantini, dengan segala kerendahan hati mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dari semua yang tersebar di media sosial saat ini,” ucapnya dalam video yang diunggah akun Threads @mamatsedunia, Minggu, 31 Mei 2026.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh karya yang beredar tidak melibatkan Ayuni Kemala Safira dalam proses apa pun.

Baca Juga: Kasus Hanania Travel: Penipuan umrah Rp12 miliar, gagal berangkatkan ratusan jemaah sesuai jadwal

“Atas nama Ayuni Kemala Safira, teman saya, tidak terlibat apa pun dalam permasalahan, baik itu karya, abstract, atau poster yang beredar saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengakui bahwa pencatutan nama tersebut merupakan tindakan yang dilakukan oleh dirinya bersama tim.

“Atas nama Ayuni Kemala, tidak ada sangkut paut maupun tahu-menahu dengan karya ini dan semua yang tersebar di sosial, termasuk dengan institusi yang tercantum,” tambahnya.

Video tersebut terpotong saat bagian permintaan maaf terkait pencatutan nama institusi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X