Soroti pelanggaran etika publikasi
Selain itu, UMB menilai pencantuman nama kampus dalam penelitian tersebut sebagai bentuk pelanggaran etika publikasi ilmiah.
Penggunaan afiliasi institusi, menurut pihak kampus, hanya diperbolehkan bagi individu yang masih aktif sebagai mahasiswa, dosen, atau peneliti resmi.
“Tindakan pencatutan ini adalah pemalsuan identitas akademik yang merugikan institusi kami,” tegas pihak UMB.
Isu ini juga berkembang di media sosial, termasuk dugaan adanya relasi personal antara Elfiany Syafruddin dan Rifaldy Fajar.
Baca Juga: Viral video perusakan spion mobil di Tol JORR, polisi mulai selidiki dan driver disuspend
Namun demikian, pihak kampus menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah pada penggunaan nama institusi tanpa izin yang dinilai mencoreng kredibilitas akademik.
Tuntut penarikan nama dan siapkan somasi
Sebagai langkah tegas, UMB meminta Elfiany Syafruddin untuk segera menarik atau menghapus afiliasi kampus dari penelitian tersebut.
Kampus juga menuntut adanya permintaan maaf terbuka sebagai bentuk tanggung jawab.
UMB memberikan batas waktu 3x24 jam kepada yang bersangkutan untuk menunjukkan iktikad baik.
Jika tidak diindahkan, pihak kampus menyatakan siap membawa persoalan ini ke jalur hukum.
“Kami memberikan peringatan keras dan batas waktu 3x24 jam. Apabila tidak ada itikad baik, kami akan menempuh jalur hukum atas dugaan pelanggaran dan pencemaran nama baik,” tegasnya.
Kasus dugaan pemalsuan riset ini masih terus menjadi perhatian publik.
Artikel Terkait
DPRD Subang sahkan perubahan perangkat daerah, Kang Rey soroti pentingnya riset dan layanan pemadam mandiri
ICCN buka kolaborasi riset nasional, targetkan basis data kota kreatif Indonesia lebih kuat
Sorotan khusus: Dugaan riset bodong WNI di ISPPD 2026 tuai kritik, kredibilitas ilmuwan RI dipertaruhkan
Diduga riset bodong di ISPPD 2026, periset RI ungkap dampaknya: Memalukan dan rugikan yang lain
Viral dugaan penipuan riset di konferensi internasional, bagaimana bisa lolos seleksi?
Rifaldy Fajar buka suara soal viralnya dugaan penipuan riset, akui catut nama sejumlah kampus tanpa izin: Kami mohon maaf
Menyoroti heboh dugaan pemalsuan riset di konferensi ilmiah internasional, UNY dan ITB buka suara soal status Prihantini