GENMILENIAL.ID – Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB) buka suara setelah namanya dicatut dalam dugaan kasus pemalsuan riset yang melibatkan Rifaldy Fajar dan sejumlah pihak lainnya.
Kampus tersebut menegaskan akan mengambil langkah tegas, termasuk melayangkan somasi kepada Elfiany Syafruddin yang tercantum dalam penelitian tersebut.
Kasus ini mencuat setelah adanya pemaparan materi dalam konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 yang digelar di Kopenhagen, Denmark.
Baca Juga: Satu keluarga ditemukan meninggal saat kamping di Temanggung, polisi selidiki dugaan keracunan
Dalam riset yang dipresentasikan, tercantum afiliasi UMB melalui salah satu anggota tim, yakni Elfiany Syafruddin.
Hal ini kemudian memicu polemik di ruang publik, terutama di media sosial, karena diduga ada pencatutan identitas akademik untuk kepentingan tertentu.
UMB tegaskan status Elfiany hanya alumni
Pihak UMB mengklarifikasi bahwa Elfiany Syafruddin bukan bagian dari civitas akademika aktif kampus.
Ia disebut hanya berstatus sebagai alumni dan tidak memiliki keterkaitan resmi dengan kegiatan penelitian yang dimaksud.
“Saudari Elfiany Syafruddin bukan merupakan dosen, staf peneliti, maupun mahasiswa aktif di UMB. Statusnya murni hanya sebagai alumni,” ujar pihak kampus dalam keterangan resmi pada Kamis, 28 Mei 2026.
UMB menjelaskan bahwa Elfiany merupakan lulusan Program Studi Bahasa Indonesia saat kampus tersebut masih bernama STKIP Muhammadiyah Bulukumba, dengan tahun kelulusan 2010/2011.
Klarifikasi ini penting disampaikan agar publik tidak salah memahami posisi institusi dalam kasus yang tengah ramai diperbincangkan tersebut.
Artikel Terkait
DPRD Subang sahkan perubahan perangkat daerah, Kang Rey soroti pentingnya riset dan layanan pemadam mandiri
ICCN buka kolaborasi riset nasional, targetkan basis data kota kreatif Indonesia lebih kuat
Sorotan khusus: Dugaan riset bodong WNI di ISPPD 2026 tuai kritik, kredibilitas ilmuwan RI dipertaruhkan
Diduga riset bodong di ISPPD 2026, periset RI ungkap dampaknya: Memalukan dan rugikan yang lain
Viral dugaan penipuan riset di konferensi internasional, bagaimana bisa lolos seleksi?
Rifaldy Fajar buka suara soal viralnya dugaan penipuan riset, akui catut nama sejumlah kampus tanpa izin: Kami mohon maaf
Menyoroti heboh dugaan pemalsuan riset di konferensi ilmiah internasional, UNY dan ITB buka suara soal status Prihantini