Tambang ilegal Subang disikat! Polisi segel lokasi dan kejar jaringan PETI

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 25 Mei 2026 | 05:59 WIB
Kasat Reskrim Polres Subang AKP Muhammad Imam Fadhil (paling kanan) bersama tim Unit Tipidter melakukan pengecekan langsung di lokasi dugaan tambang ilegal di wilayah Subang, Minggu 24 Mei 2026 (Dok. Istimewa)
Kasat Reskrim Polres Subang AKP Muhammad Imam Fadhil (paling kanan) bersama tim Unit Tipidter melakukan pengecekan langsung di lokasi dugaan tambang ilegal di wilayah Subang, Minggu 24 Mei 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Upaya pemberantasan tambang ilegal di Kabupaten Subang mulai menunjukkan langkah nyata.

Polres Subang bergerak cepat menindak dugaan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) dengan melakukan pengecekan di tiga lokasi berbeda pada Minggu, 24 Mei 2026.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Muhammad Imam Fadhil bersama tim Unit Tipidter sebagai respons atas laporan masyarakat terkait maraknya aktivitas galian ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara.

Langkah tegas langsung terlihat saat aparat menemukan indikasi aktivitas tambang ilegal di salah satu lokasi.

Baca Juga: Viral jalan Jogja-Wonosari diselimuti debu putih, truk tronton muatan mill terguling di Bantul

Polisi tanpa menunggu lama langsung melakukan penyegelan sebagai bentuk penindakan awal.

Lokasi tambang langsung disegel polisi

Dari tiga titik yang diperiksa, lokasi di Desa Parapatan, Kecamatan Purwadadi, menjadi sorotan utama.

Di area tersebut, petugas menemukan satu unit alat berat yang diduga digunakan untuk aktivitas tambang tanah merah ilegal.

Meski tidak ditemukan operator di tempat, aparat langsung memasang police line di akses masuk lokasi.

Baca Juga: Persib hattrick juara, Kang Rey pimpin euforia bobotoh Subang dari nobar hingga konvoi

Penyegelan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menindak aktivitas PETI di wilayah Subang.

Sementara itu, di lokasi pertama di Desa Sumurbarang, Kecamatan Cibogo, tidak ditemukan aktivitas maupun alat berat.

Namun polisi tetap melakukan pendataan dan menggali informasi dari warga sekitar sebagai langkah antisipatif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X