Prabowo ultimatum: Tak ada ampun untuk jenderal atau partai terlibat tambang ilegal

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 15 Agustus 2025 | 23:04 WIB
Presiden Prabowo menyatakan bahwa tak akan melindungi siapa saja yang terlibat praktek tambang ilegal (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo menyatakan bahwa tak akan melindungi siapa saja yang terlibat praktek tambang ilegal (Instagram/presidenrepublikindonesia)

GENMILENIAL.ID - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan peringatan keras terkait maraknya aktivitas tambang ilegal di Indonesia.

Dalam pidato kenegaraan perdananya pada Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR-DPD di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat 15 Agustus 2025, Prabowo membeberkan data mengejutkan, 1.063 lokasi tambang ilegal beroperasi di berbagai wilayah dengan potensi kerugian negara minimal Rp300 triliun.

“Kekayaan yang dihasilkan oleh 1.063 tambang ilegal ini dilaporkan potensi kerugian negara adalah minimal Rp300 triliun,” ungkapnya.

Baca Juga: Bupati Subang pastikan PBB aman, keuangan daerah tetap tangguh di tengah isu kenaikan

Prabowo menegaskan tidak akan ada kompromi bagi siapa pun yang terlibat, termasuk pejabat tinggi, perwira aktif, atau pensiunan.

“Saya beri peringatan! Apakah ada orang-orang besar, orang-orang kuat, jenderal-jenderal dari manapun. TNI atau jenderal dari polisi atau mantan jenderal? Tidak ada alasan, kami akan bertindak,” tegasnya.

Tak hanya menyasar aparat, Prabowo juga mengingatkan kepada seluruh partai politik untuk bersih dari praktik tambang ilegal.

Bahkan, ia menegaskan tidak akan melindungi kader partainya sendiri jika terbukti terlibat.

Baca Juga: DPRD Subang gelar Rapat Paripurna dengarkan pidato kenegaraan Presiden RI jelang HUT ke-80 RI

“Saya ingatkan anggota semua partai, termasuk partai saya, Gerindra, cepat-cepat kalau ada yang terlibat. Laporkan saja, karena walaupun kau Gerindra, tidak akan saya lindungi,” ujarnya.

Presiden meminta dukungan penuh dari MPR, DPR, dan partai politik untuk menindak tegas pelaku tambang ilegal.

Ia menilai penegakan hukum yang tegas adalah kunci untuk menyelamatkan kekayaan alam dan mengembalikannya bagi kemakmuran rakyat.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani juga menyoroti masalah ini dalam pidatonya.

Baca Juga: Qatar blokir Roblox, isu keselamatan anak jadi sorotan global

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X