GENMILENIAL.ID - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey melontarkan pernyataan tak biasa saat meresmikan ruas jalan di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Jumat 26 Juni 2026.
Di hadapan warga, ia mengaku 'malu' karena harus meresmikan jalan yang belum sepenuhnya selesai.
Pernyataan itu langsung menjadi sorotan, terutama karena disampaikan dalam rangkaian agenda Saba Desa yang juga diisi peresmian infrastruktur lain di wilayah tersebut.
Malu resmikan jalan belum tuntas
Kang Rey menilai pola pembangunan jalan yang dilakukan selama ini masih belum ideal.
Baca Juga: Kutukan gocap GOTO kembali ramai dibahas, investor: Saatnya bikin wasiat buat anak
Ia menyoroti kebiasaan pengerjaan yang dilakukan secara bertahap di banyak titik, namun tidak kunjung selesai secara utuh.
Padahal, ruas jalan di Desa Mulyasari memiliki panjang total 1.730 meter. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 780 meter yang selesai diperbaiki, sementara sisanya masih rusak.
“Saya malu ini gunting pita tapi jalan cuma sepotong. Harusnya selesai semua,” tegasnya.
Ia pun menginstruksikan Dinas PUPR Kabupaten Subang untuk tidak lagi membangun jalan secara 'dicicil'.
Menurutnya, lebih baik fokus pada satu titik hingga benar-benar tuntas agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Jalan rusak puluhan tahun akhirnya diperbaiki
Di sisi lain, peresmian jalan di Desa Pamanukan Hilir justru disambut antusias warga.
Artikel Terkait
Kang Rey beberkan progres jalan Subang: Anggaran naik 3 kali lipat, 80 km sudah diperbaiki
Kang Rey gaspol! Targetkan seluruh jalan Subang ‘leucir’ pada 2027 usai resmikan ruas Cipancar 1,1 km
Apresiasi pembangunan jalan Subang Leucir 2027, Demokrat dorong penataan tata ruang dan PKL Kota Subang
Ribuan warga mulai taat pajak, Samsat Subang: Bayar pajak kunci jalan mulus
Resmikan tiga ruas jalan di Pagaden, Kang Rey tancap gas percepat konektivitas desa
Ketua KONI Subang soroti pembinaan atlet, dorongan target 5 besar Porprov menguat
DPRD Subang bahas Raperda sistem kesehatan dan LPJ 2025, soroti arah kebijakan daerah