Kang Rey ngaku 'malu' resmikan jalan setengah jadi, sekaligus gaspol bangun Pantura

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:11 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) saat meninjau sekaligus meresmikan ruas jalan di wilayah Pamanukan, menegaskan pembangunan infrastruktur harus tuntas dan tidak dilakukan setengah-setengah, Jumat 26 Juni 2026 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi (Kang Rey) saat meninjau sekaligus meresmikan ruas jalan di wilayah Pamanukan, menegaskan pembangunan infrastruktur harus tuntas dan tidak dilakukan setengah-setengah, Jumat 26 Juni 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey melontarkan pernyataan tak biasa saat meresmikan ruas jalan di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Jumat 26 Juni 2026. 

Di hadapan warga, ia mengaku 'malu' karena harus meresmikan jalan yang belum sepenuhnya selesai.

Pernyataan itu langsung menjadi sorotan, terutama karena disampaikan dalam rangkaian agenda Saba Desa yang juga diisi peresmian infrastruktur lain di wilayah tersebut.

Malu resmikan jalan belum tuntas

Kang Rey menilai pola pembangunan jalan yang dilakukan selama ini masih belum ideal.

Baca Juga: Kutukan gocap GOTO kembali ramai dibahas, investor: Saatnya bikin wasiat buat anak

Ia menyoroti kebiasaan pengerjaan yang dilakukan secara bertahap di banyak titik, namun tidak kunjung selesai secara utuh.

Padahal, ruas jalan di Desa Mulyasari memiliki panjang total 1.730 meter. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 780 meter yang selesai diperbaiki, sementara sisanya masih rusak.

“Saya malu ini gunting pita tapi jalan cuma sepotong. Harusnya selesai semua,” tegasnya.

Ia pun menginstruksikan Dinas PUPR Kabupaten Subang untuk tidak lagi membangun jalan secara 'dicicil'.

Baca Juga: Polisi ungkap peran 287 WNA tersangka sindikat judol internasional yang bermarkas di Hayam Wuruk, dari CS hingga IT

Menurutnya, lebih baik fokus pada satu titik hingga benar-benar tuntas agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Jalan rusak puluhan tahun akhirnya diperbaiki

Di sisi lain, peresmian jalan di Desa Pamanukan Hilir justru disambut antusias warga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X