GENMILENIAL.ID – Korban penyekapan dan penganiayaan berat di Bandung berinisial YTR masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Hingga kini, kondisinya terus dipantau oleh tim medis dan dilaporkan mulai menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, baik dari sisi fisik maupun psikis.
Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSHS Bandung, dr Fitra Hergyana, menyebutkan bahwa kondisi korban berangsur membaik.
YTR bahkan sudah mulai mampu melakukan aktivitas dasar seperti duduk, makan, serta berkomunikasi meski masih terbatas.
“Lukanya saat ini memang sudah perbaikan, keadaan psikisnya juga sudah bisa mengobrol, sudah bisa makan, dan juga sudah bisa duduk,” ujar Fitra, Kamis, 25 Juni 2026.
Tim dokter lintas disiplin diterjunkan
Dalam upaya mempercepat proses pemulihan, pihak rumah sakit telah membentuk tim dokter khusus yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu.
Tim ini melibatkan dokter bedah plastik, dokter mata, dokter gizi, hingga tenaga medis lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan kondisi korban.
Pendekatan ini dilakukan agar penanganan terhadap YTR dapat berjalan secara menyeluruh atau komprehensif, tidak hanya fokus pada luka fisik, tetapi juga aspek mental dan nutrisi.
“Dengan arahan pimpinan, kami membuat tim khusus agar penanganannya maksimal dan terintegrasi,” jelas Fitra.
Ia menambahkan bahwa kondisi psikis dan asupan gizi menjadi prioritas utama sebelum tindakan medis lanjutan seperti operasi dapat dilakukan.
Fokus pemulihan sebelum operasi
Artikel Terkait
Drama penangkapan tersangka aniaya Taufik Hidayat, si penagih utang yang ‘licin’ dan sempat diuber warga se-Jabar
Usai penangkapan Taufik Hidayat, muncul isu utang pinjol korban aniaya yang kini diklaim sudah lunas
Penangkapan Taufik Hidayat: Polisi deteksi persembunyian tersangka lewat transaksi belanja
Buntut kasus Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi imbau pemilik kos lebih ketat terima penyewa
Muncul dugaan korban lain Taufik Hidayat, polisi ungkap belum ada laporan baru
Temperamental sejak lama, ayah Taufik Hidayat mengaku pernah dipukul pakai kayu gara-gara tak ada lauk
Sayembara berakhir usai penangkapan Taufik Hidayat, uang Rp250 juta akan diberikan untuk korban YTR