MC dalam acara tersebut turut memperkuat pernyataan juri dengan menyebut bahwa tim juri telah bekerja secara profesional dan teliti.
Pernyataan ini justru memicu reaksi negatif dari warganet yang menilai respons tersebut kurang tepat.
Baca Juga: Pemotor hadang dan tendang ambulans di Depok ditangkap polisi usai viral
Viral di media sosial, warganet soroti objektivitas
Video kejadian tersebut kemudian viral di berbagai platform media sosial.
Banyak warganet mempertanyakan objektivitas penilaian karena dalam tayangan ulang, bagian jawaban yang dipermasalahkan dinilai terdengar jelas.
Akun media sosial resmi MPR RI pun dipenuhi komentar publik.
Dalam salah satu unggahan terkait LCC 4 Pilar, tercatat lebih dari 1.600 komentar yang menyoroti perbedaan nilai atas jawaban serupa.
Baca Juga: Road to Malang menyala hidupkan 'Passive Space' kota, sekaligus resmikan komunitas media arts
Sejumlah warganet juga menyayangkan respons juri dan MC yang dianggap tidak memberikan ruang evaluasi langsung terhadap keberatan peserta.
Mereka berharap ada klarifikasi terbuka demi menjaga kredibilitas lomba.
Hingga berita ini ditulis, pihak juri, MC, maupun penyelenggara LCC 4 Pilar MPR RI Kalimantan Barat belum memberikan pernyataan resmi terkait polemik tersebut.***
Artikel Terkait
Ahmad Muzani terpilih sebagai Ketua MPR RI 2024 - 2029
Dihadiri Wakil Ketua MPR RI, Kampus 4 As-Syifa diharapkan lahirkan SDM unggul paham teknologi dan nilai-nilai Al-Quran
MPR desak TNI dan Polri usut tuntas dugaan penganiayaan yang tewaskan Prada Lucky
Ketua MPR bantah isu periode jabatan presiden menjadi 8 tahun
Dipuji karena tetap diam saat anggota DPR berjoget, Pasha Ungu angkat bicara soal momen viral di Sidang MPR
Pihak Ponpes Al Khoziny minta maaf, polisi tetap lanjutkan proses hukum hingga dapat dukungan dari MPR
Renovasi Ponpes Al Khoziny pakai dana APBN, MPR ingatkan soal audit, DPR minta dikaji ulang