GENMILENIAL.ID - Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah calon manajer mengeluhkan penempatan kerja yang dinilai jauh dari domisili asal.
Informasi pengangkatan manajer Kopdes Merah Putih dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dan dapat diakses melalui laman resmi Simkopdes.
Para manajer tersebut juga telah ditetapkan dengan status kepegawaian sebagai Pekerja Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dengan rentang waktu dua tahun.
Baca Juga: Sistem desil jadi bayang-bayang rakyat kecil: Bagi yang dianggap 'kaya', bansos akan terhenti
Keluhan penempatan manajer Kopdes Merah Putih
Setelah pengumuman penempatan, akun media sosial Simkopdes dan PT Agrinas Pangan Nusantara ramai dipenuhi komentar dari calon manajer yang mempertanyakan lokasi penugasan.
Sejumlah warganet mengaku mendapatkan penempatan jauh dari domisili, bahkan hingga lintas pulau.
“Dibilang daerah kami penuh dan kekurangan gerai, tapi kenapa provinsi lain ngisi Kopdes daerah kami? Kenapa enggak diutamakan kami yang berdomisili dulu?” tulis salah satu warganet di akun media sosial Simkopdes, @pra****s.
Keluhan serupa disampaikan akun @rab*****0 yang menyebut dirinya mendapatkan penempatan dari Sumatera ke Sulawesi.
“Saya dari Sumatera ke Sulawesi, sedangkan di kampung saya yang ngisi orang Jawa. Jadi, ini bagaimana maksud penempatannya?” tulis akun tersebut.
Sementara itu, akun @nur********1 menyoroti adanya penempatan yang dianggap tidak sesuai dengan jarak domisili.
“Ada Kopdes yang cuma beberapa menit dari rumah, malah terlempar jauh lintas pulau. Masa dekat diisi orang luar, sedangkan saya dilempar jauh,” tulisnya.
Baca Juga: Butuh 1.000 meter kubik air per hari, Karawang jajaki pasokan dari SPAM Ciasem-Blanakan Subang
Artikel Terkait
Janji Prabowo buka 80 ribu koperasi desa dengan fasilitas 2 truk, bentuk upaya agar hasil panen bisa sampai ke pasar
Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Presiden genjot ketahanan pangan, Kapolres Subang siap kawal program
Kronologi peserta Kopdes-KNMP asal Sumut Novia Rahmadhani meninggal dunia saat ikut latsarmil di Jakarta
Apa sebenarnya tujuan latsarmil? Latihan dasar militer yang dinilai wajib diikuti calon manajer Kopdes-KNMP
Di balik kontroversi latsarmil manajer Kopdes, ada anggaran latihan yang angkanya capai Rp30 juta per orang
Kronologi Kopdes Cilacap yang belum operasi tapi dipakai main badminton: Dari respons pihak desa hingga Menkop
Manajer sudah direkrut, gedung sudah dibangun, kapan Kopdes Merah Putih mulai berbisnis?