Ramai kekecewaan manajer Kopdes Merah Putih ditempatkan jauh dari domisili, akun medsos Simkopdes dan Agrinas Pangan banjir keluhan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 28 September 2026 | 22:07 WIB
Ilustrasi - ramai keluhan dan kekecewaan dari para manajer Kopdes Merah Putih setelah pengumuman penempatan kerja (Instagram/agrinaspangan)
Ilustrasi - ramai keluhan dan kekecewaan dari para manajer Kopdes Merah Putih setelah pengumuman penempatan kerja (Instagram/agrinaspangan)

GENMILENIAL.ID - Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah calon manajer mengeluhkan penempatan kerja yang dinilai jauh dari domisili asal.

Informasi pengangkatan manajer Kopdes Merah Putih dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dan dapat diakses melalui laman resmi Simkopdes.

Para manajer tersebut juga telah ditetapkan dengan status kepegawaian sebagai Pekerja Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dengan rentang waktu dua tahun.

Baca Juga: Sistem desil jadi bayang-bayang rakyat kecil: Bagi yang dianggap 'kaya', bansos akan terhenti

Keluhan penempatan manajer Kopdes Merah Putih

Setelah pengumuman penempatan, akun media sosial Simkopdes dan PT Agrinas Pangan Nusantara ramai dipenuhi komentar dari calon manajer yang mempertanyakan lokasi penugasan.

Sejumlah warganet mengaku mendapatkan penempatan jauh dari domisili, bahkan hingga lintas pulau.

“Dibilang daerah kami penuh dan kekurangan gerai, tapi kenapa provinsi lain ngisi Kopdes daerah kami? Kenapa enggak diutamakan kami yang berdomisili dulu?” tulis salah satu warganet di akun media sosial Simkopdes, @pra****s.

Baca Juga: Harga mobil listrik berpeluang lebih murah, BYD dikabarkan perluas ekspansi hingga bangun pabrik baterai sendiri

Keluhan serupa disampaikan akun @rab*****0 yang menyebut dirinya mendapatkan penempatan dari Sumatera ke Sulawesi.

“Saya dari Sumatera ke Sulawesi, sedangkan di kampung saya yang ngisi orang Jawa. Jadi, ini bagaimana maksud penempatannya?” tulis akun tersebut.

Sementara itu, akun @nur********1 menyoroti adanya penempatan yang dianggap tidak sesuai dengan jarak domisili.

“Ada Kopdes yang cuma beberapa menit dari rumah, malah terlempar jauh lintas pulau. Masa dekat diisi orang luar, sedangkan saya dilempar jauh,” tulisnya.

Baca Juga: Butuh 1.000 meter kubik air per hari, Karawang jajaki pasokan dari SPAM Ciasem-Blanakan Subang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X