Tia menjelaskan bahwa kondisi Goffi mulai menunjukkan perkembangan setelah menjalani operasi sekitar satu bulan lalu.
Diameter kepalanya yang sebelumnya mencapai 75 sentimeter kini berangsur mengecil menjadi sekitar 60 sentimeter.
Baca Juga: Kesaksian penjaga rumah: Teriakan minta tolong warnai kebakaran rumah anggota BPK di Jagakarsa
Dalam tindakan tersebut, dokter telah memasang selang dari kepala ke perut untuk membantu mengalirkan cairan berlebih di otak.
“Alhamdulillah sekarang sudah mulai mengecil. Kata dokter juga Goffi beruntung karena cepat ditangani,” tuturnya.
Meski demikian, kontrol rutin tetap diperlukan untuk memastikan kondisi anaknya terus membaik.
Kisah kehamilan penuh perjuangan
Sebelum hamil Goffi, Tia sempat divonis menderita kista ovarium dan disarankan menjalani operasi. Namun ia memilih menunda tindakan tersebut karena masih berharap memiliki anak.
Baca Juga: ICCN dorong Padang jadi Kota Gastronomi Dunia UNESCO, perkuat ekosistem kuliner dan budaya
Beberapa bulan kemudian, ia justru dinyatakan hamil. Selama masa kehamilan, Tia menjalani beberapa kali pemeriksaan USG hingga akhirnya diketahui janin yang dikandungnya mengalami kelainan pada bagian kepala.
“Waktu itu dokter bilang ada kelainan di kepala, otaknya terendam cairan,” ujarnya.
Kondisi rumah memprihatinkan
Selain menghadapi persoalan kesehatan, keluarga Goffi juga hidup dalam kondisi serba terbatas. Rumah semi permanen yang ditempati terlihat sempit dan dihuni oleh beberapa anggota keluarga.
Fasilitas dasar seperti kamar mandi dan toilet juga dalam kondisi kurang layak.
Baca Juga: 32 Tim usia dini ramaikan Liga Jabar Istimewa di Subang, jadi ajang cari bibit pesepak bola
Artikel Terkait
Hindari wabah penyakit, Koramil 0502 Pagaden bersama masyarakat bersihkan sampah di aliran sungai Cimarakan-Sukajaya
Dijenguk dr. Maxi, Ineu Sulastri anak kelas 3 SDN Bantarsari yang menderita kista ovarium akan jalani operasi di RSHS Bandung
Bupati Subang dukung penguatan fasilitas kesehatan, target bangun rumah sakit baru di Pantura 2028
Di tengah status transisi darurat, anak-anak dusun pedalaman Aceh Utara tertawa saat terima bantuan kasur
Bocah saksi longsor Cisarua sebut 15 temannya tertimbun, KDM janji bantuan Rp10 juta per KK
Anak sulung korban kecelakaan truk kontainer di Karawang cari cincin kenangan bersama mamanya
Kemensos salurkan bantuan Rp339 juta untuk program Kampung Siaga Bencana di Subang