Kemensos salurkan bantuan Rp339 juta untuk program Kampung Siaga Bencana di Subang

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 12 Maret 2026 | 21:37 WIB
Peserta Kampung Siaga Bencana bersama Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi berfoto bersama usai Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji SOP Kampung Siaga Bencana di Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Kamis, 12 Maret 2026 (Dok. Istimewa)
Peserta Kampung Siaga Bencana bersama Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi berfoto bersama usai Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji SOP Kampung Siaga Bencana di Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Kamis, 12 Maret 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID - Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan senilai Rp339.192.600 untuk mendukung program Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kabupaten Subang.

Bantuan tersebut diberikan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.

Penyaluran bantuan dilakukan dalam kegiatan Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji Standar Operasional Prosedur Kampung Siaga Bencana yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi.

Baca Juga: Sopir ekspedisi gelapkan 29,8 ton biji kopi senilai Rp2,1 miliar, Polres Subang tangkap pelaku

Bantuan untuk fasilitas KSB hingga program Tagana masuk sekolah

Bantuan dari Kementerian Sosial tersebut mencakup fasilitas pembentukan Kampung Siaga Bencana, bantuan logistik untuk lumbung sosial, serta program Tagana Masuk Sekolah yang menyasar 19 sekolah di Kecamatan Legonkulon dan Desa Mulyasari Kecamatan Pamanukan.

Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Kementerian Sosial yang diwakili Ketua Pokja Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana Taufik Saeful Rahman menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat sebagai langkah awal dalam penanganan bencana.

“Dalam setiap bencana, yang pertama hadir adalah masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu, membangun kesiapsiagaan masyarakat merupakan investasi sosial yang sangat penting,” ujar Taufik Saeful Rahman.

Baca Juga: Promedia Group teken MoU dengan ICCN untuk perkuat kemandirian ekonomi kreatif di Indonesia

Ia menjelaskan pembentukan Kampung Siaga Bencana di Kabupaten Subang dilakukan berdasarkan peta risiko bencana yang telah disusun sebelumnya agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Subang miliki risiko bencana tinggi

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengatakan program Kampung Siaga Bencana menjadi langkah penting dalam meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi potensi bencana di lingkungannya.

“Program ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh,” ujar Agus Masykur Rosyadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X