GENMILENIAL.ID - Ineu Sulastri merupakan siswi kelas 3 SDN Bantarsari yang bercita-cita ingin menjadi seorang guru, ditengah perjuanganya tersebut ia juga harus berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Anak berusia 9 tahun ini menderita kista ovarium, akibat penyakitnya tersebut, Ineu pun harus sering pulang pergi ke rumah sakit dengan segala keterbatasan, termasuk persoalan biaya.
Ineu Sulastri saat ini tinggal bersama orang tuanya di Balai Musyawarah Parakanpanjang, Desa Bantarsari, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang.
Kabar adanya anak 9 tahun yang menderita kista ovarium sampai ke telinga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Subang, dr, Maxi.
Baca Juga: Rahasia menuju keberhasilan di pasar yang kompetitif, ini 10 tips sukses bisnis aksesoris motor
Tak menunggu lama, Kedinkes yang dinobatkan wartawan Subang sebagai Kadis paling komunikatif ini langsung menjenguk Ineu Sulastri bersama orang tuanya pada Jumat, 26 Juli 2024.
Kadinkes Subang, dr. Maxi datang bersama Ketua DWP Dinkes Subang, Ai Maxi beserta jajaranya dan pihak Puskesmas, selain menjenguk, dr, Maxi beserta rombongan pun memberikan bantuan kepada Ineu Sulastri.
Kata dr. Maxi, Ineu menderita kista ovarium di sebelah kiri dan kananya, sehingga membuat perutnya membesar.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Subang ini mengatakan bahwa Ineu sudah melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum, Rumah Sakit Izza dan RSHS Bandung.
Baca Juga: 6 Alasan kenapa pria menyukai motor dan dunia otomotif?
"Ineu BPJS Kesehatannya aktif, rencananya senin besok kembali ke RSHS Bandung untuk ditentukan jadwal operasinya," kata dr. Maxi.
Dokter yang dikenal banyak membantu warga miskin ini mengatakan bahwa penyakit kista ovarium jarang terjadi kepada anak-anak, sedangkan Ineu baru merasakan keluhan kista ovarium sejak tiga bulan yang lalu.
"Jarang pada anak-anak, kebanyakan pada wanita usia muda," ucap dr. Maxi.
Melihat kondisi Ineu tersebut, Ketua IDI Subang ini optimis bahwa Ineu Sulastri bisa sembuh dari penyakitnya, namun tentunya harus melalui operasi.
Artikel Terkait
DPRD Kabupaten Subang panggil Kadinkes dan Dirut RSUD terkait kematian Ibu hamil
Tingkatkan layanan kesehatan, Dinkes Subang akan lakukan 6 transformasi perubahan ini, termasuk digitalisasi
Masuki musim penghujan, Kadinkes Subang berikan tips ini agar masyarakat terhindar dari DBD
Kadinkes Subang dr. Maxi dinobatkan wartawan Subang sebagai Kadis paling komunikatif
Kerjasama RS Hamori dan BPJS Kesehatan, Kadinkes Subang berharap pelayanan kesehatan di Subang makin lebih baik
Tingkatkan layanan kesehatan, Kadinkes Subang sebut 3 rumah sakit akan kembali dibangun di Kabupaten Subang
Penderita katarak di Kabupaten Subang capai 2.257 orang, dr. Maxi sebut rata-rata diderita lanjut usia, umur 60 tahun keatas