Ribuan massa datangi kantor bupati
Berdasarkan laporan warga di lokasi, ribuan massa datang ke Kantor Bupati Langkat di Stabat dengan menggunakan puluhan truk.
Baca Juga: Jokowi respons santai pernyataan JK, sebut dirinya bukan siapa-siapa
Aksi tersebut diduga awalnya berlangsung damai dengan tujuan menyampaikan tuntutan atas minimnya bantuan yang diterima warga pascabanjir.
Namun, situasi berubah menjadi tegang karena warga merasa tuntutan mereka tidak segera mendapatkan respons dari pihak terkait.
“Stimulan berupa jaminan hidup dan stimulan ekonomi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial yang disalurkan tidak merata dan sebagian besar warga tidak menerima bantuan,” tulis keterangan dalam unggahan.
Warga kecewa, soroti dugaan penyaluran tak adil
Kekecewaan warga diduga memuncak karena sebagian korban merasa dipaksa menunggu tanpa kepastian terkait bantuan yang dijanjikan.
Baca Juga: Kebakaran 1.000 rumah apung di Malaysia, 9.007 warga terdampak, WNI dipantau
Mereka menilai distribusi bantuan tidak adil dan diduga hanya menguntungkan pihak tertentu.
“Bantuan tersebut disalurkan oleh perangkat desa kepada keluarga keluarga mereka saja,” ujar seorang warga.
“Sementara untuk warga lain yang juga terdampak korban banjir disuruh menunggu tanpa kepastian,” tambahnya.
Warga yang terdampak mengaku mengalami kerugian material cukup besar akibat banjir yang melanda wilayah mereka.
Baca Juga: Guru SMAN 1 Purwakarta disoraki siswa, Bu Atun pilih memaafkan: Saya sedih tapi ingin mereka berubah
Mereka pun berharap pemerintah setempat dapat segera mengambil langkah konkret agar bantuan dapat disalurkan secara adil dan tepat sasaran.
Artikel Terkait
Pelanggaran kampanye pemilu, Bawaslu RI sebut ada 347 pelanggaran di seluruh Indonesia, terbanyak Sumatera Utara disusul Jawa Barat
Proses identifikasi korban meninggal dalam kasus penembakan 5 WNI di Malaysia selesai, jenazah akan segera dipulangkan ke Sumatera Utara
Prediksi hujan lebat masih bayangi Sumatera Utara, BMKG jelaskan kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S
Mantan Ketum PB IDI ingatkan pelayanan kesehatan di posko pengungsi banjir Sumatera: Harus cepat ditolong tanpa rujukan RS
Banjir susulan terjang Sumatera Barat, Maninjau dan Kuranji kembali terendam di tengah peringatan cuaca BMKG
Influencer King Abdi ungkap kondisi Aceh belum pulih, soroti postingan bencana Sumatera mulai sepi
Salim A Fillah ingatkan bencana Sumatera belum usai, pilih hidupkan sekolah demi masa depan anak-anak