Kasus viral emak-emak arogan di Mojokerto berlanjut, pelaku diamankan meski sudah dimaafkan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 20 April 2026 | 17:50 WIB
Kasus viral cekcok pengendara mobil dan motor di Mojokerto, Jawa Timur (Instagram/polres_mojokerto_kota)
Kasus viral cekcok pengendara mobil dan motor di Mojokerto, Jawa Timur (Instagram/polres_mojokerto_kota)

“Karena perkara belum dicabut, Polisi bisa menghentikan perkara itu ketika korban menyatakan dicabut dan itu sebagai permohonan,” jelas pihak kepolisian.

“Tapi, karena ini belum ada pencabutan pelaporan, otomatis perkara ini juga akan kita jalankan dulu,” lanjutnya.

Baca Juga: Ratusan santri keracunan MBG di Demak, SPPG Pilangwetan ditutup dan dipasangi garis polisi

Sementara itu, korban bernama Lutviana mengaku telah memaafkan pelaku secara pribadi, namun tetap menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang.

“Hasil mediasi dengan mbaknya tadi, mbaknya minta maaf tapi kita secara manusiawi sudah memaafkan. Tapi, ini kan negaranya negara hukum, jadi semua kasus yang terjadi kemarin saya serahkan ke pihak kepolisian,” ujar Lutviana.

Korban ingin ada efek jera

Lutviana menegaskan bahwa proses hukum tetap dilanjutkan agar memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang.

“Kita harus memberikan efek jera, karena biar dia tidak mengulangi kesalahan yang sama nanti,” tegasnya.

Baca Juga: Dulu kerja di bengkel karena ayah stroke, kini Hendi bisa sekolah gratis dan kejar mimpi

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya atas perlakuan yang diterimanya di depan umum.

“Sampean ngeplak saya, ngata-ngatain saya di depan umum seakan-akan saya ini ngerebut suamimu. Saya dikatai-katain, semua yang di kebun binatang keluar semua. Kalau dibalik, mau?” ucapnya.

Pelaku akui khilaf karena emosi

Di sisi lain, pelaku IM mengaku perbuatannya terjadi karena emosi sesaat saat berkendara.

“Tersulut emosi, spontan, khilaf. Harapannya semoga dimaafkan karena saya ada anak, kasihan anak saya,” kata IM.

Baca Juga: Banyak perusahaan di Subang belum patuh wajib lapor lowongan, Disnaker kesulitan mapping tenaga kerja

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X