Ribuan warga geruduk Polres Lampung Tengah, desak bebaskan 3 terduga pengeroyok maling motor

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 20 April 2026 | 12:55 WIB
Warga lakukan aksi solidaritas meminta pembebasan 3 terduga pelaku pengeroyokan maling motor di Lampung Tengah (Instagram/feedgramindo)
Warga lakukan aksi solidaritas meminta pembebasan 3 terduga pelaku pengeroyokan maling motor di Lampung Tengah (Instagram/feedgramindo)

Menanggapi hal itu, Charles menegaskan bahwa definisi hukum tetap berlaku tanpa melihat latar belakang kejadian.

Baca Juga: Dulu kerja di bengkel karena ayah stroke, kini Hendi bisa sekolah gratis dan kejar mimpi

“Saya bicara konteks perspektif hukum ya Pak. Saya hadir atas nama negara, ini sesuai dengan KUHP. Kalau dipukul lebih dari satu orang, dua orang, atau lebih, namanya jadinya pengeroyokan,” jelasnya.

Polisi tegaskan tak bisa bebaskan sepihak

Menjawab tuntutan warga, pihak kepolisian memastikan tidak bisa langsung membebaskan ketiga terduga pelaku.

Hal itu karena proses hukum masih berjalan dan belum ada kesepakatan damai antara pihak keluarga korban dan pihak terkait.

“Kepolisian tetap beracuan pada hukum. Kami tidak bisa membebaskan sepihak karena penyelesaian secara damai masih berat sebelah, terutama dari pihak keluarga yang meninggal dunia,” tegas Charles.

Baca Juga: Banyak perusahaan di Subang belum patuh wajib lapor lowongan, Disnaker kesulitan mapping tenaga kerja

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat memang boleh melakukan pencegahan terhadap pelaku kejahatan, namun tidak boleh melakukan tindakan berlebihan.

“Jika tindakan tersebut berubah menjadi aksi pengeroyokan atau pemukulan yang berlebihan hingga menyebabkan kematian, itu sudah merupakan pelanggaran hukum yang berbeda,” lanjutnya.

Kronologi: Berawal dari pencurian motor

Kasus ini bermula dari dugaan pencurian sepeda motor yang terjadi pada 11 April 2026 di area Klinik Sri Agung Medika.

Dua terduga pelaku berinisial AS (24 tahun) dan RG (28 tahun) kepergok warga saat beraksi.

Baca Juga: Motor Suzuki Thunder terbakar di SPBU Ciledug, diduga akibat bensin meluap

Keduanya kemudian dikejar warga hingga ke jalan Kampung Sri Agung–Bandar Sari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X