Dihakimi massa saat diduga curanmor di Subang, satu tewas dan satu kritis, polisi tegaskan warga tak boleh main hakim sendiri

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 6 Februari 2026 | 20:13 WIB
Kasat Reskrim Polres Subang AKP Bagus Panuntun - polisi tengah menyelidiki peristiwa dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berujung aksi main hakim sendiri di Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jumat 6 Februari 2026
Kasat Reskrim Polres Subang AKP Bagus Panuntun - polisi tengah menyelidiki peristiwa dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berujung aksi main hakim sendiri di Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jumat 6 Februari 2026

GENMILENIAL.ID — Aksi main hakim sendiri kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Subang. Dua pria yang diduga terlibat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi sasaran amuk massa di area persawahan Blok Sukajaya, Dusun Wanakerta, Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Jumat 6 Februari 2026 pagi.

Akibat peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia dan satu lainnya kritis.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Dua terduga pelaku masing-masing berinisial O.M. (36 tahun) dan D.S. (23 tahun).

O.M. dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di RSUD Subang, sementara D.S. hingga kini masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis.

Baca Juga: Sampah jadi ancaman serius, Bupati Subang tegaskan lingkungan bersih modal cegah banjir dan bangun daerah

Kronologi dugaan curanmor hingga amuk massa

Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula saat korban pencurian bernama Casdi (37 tahun) tengah menyemprot tanaman padi di sawah.

Sepeda motor miliknya, Yamaha Vega tanpa pelat nomor, diparkir di tepi persawahan.

Tak lama kemudian, korban melihat dua orang tak dikenal mencoba mendorong sepeda motornya menjauh dari lokasi.

Menyadari motornya hendak dicuri, korban spontan berteriak 'maling, maling' sehingga memancing perhatian warga sekitar.

Baca Juga: Save the Earth, Perumda Tirta Rangga Subang pacu kinerja dan kepedulian air bersih

“Kedua terduga pelaku sempat menjatuhkan sepeda motor korban dan berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor lain yang sudah disiapkan,” ujar AKP Bagus Panuntun.

Upaya kabur tersebut gagal setelah kedua pelaku terjatuh di wilayah tanah kosong Intijaya, Kecamatan Purwadadi.

Di lokasi itulah emosi warga memuncak dan aksi kekerasan tak terhindarkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X