“Kami berkomitmen menjadikan Lapas Subang bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba. Ini bukan hanya deklarasi, tapi harus menjadi budaya kerja,” tegasnya.
Perkuat pengawasan dan sinergi aparat
Deklarasi Zero Halinar merupakan bagian dari implementasi program pembenahan pemasyarakatan yang menitikberatkan pada peningkatan integritas dan profesionalisme petugas.
Keikutsertaan TNI dan Polri dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengawasan serta penindakan terhadap berbagai potensi pelanggaran di dalam lapas.
Ke depan, pengawasan akan terus diperketat guna memastikan tidak ada lagi celah bagi masuknya barang-barang terlarang.
Melalui langkah ini, Lapas Subang berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.***
Artikel Terkait
Lapas Subang gelar bakti sosial, salurkan bantuan untuk keluarga warga binaan dan warga sekitar
Johnny G Plate bakal diperiksa di Lapas Sukamiskin terkait dugaan korupsi proyek PDNS
Eksploitasi anak dari balik Lapas: Napi Cipinang kendalikan jaringan open BO pelajar sejak 2023
Momen HUT ke-80 RI, 10 warga binaan Lapas Kelas IIA Subang dinyatakan bebas lewat remisi
Sahabat heran Ammar Zoni kembali terjerat narkoba, DPR desak bongkar jaringan di dalam lapas
DPR soroti lapas usai kasus Ammar Zoni, minta audit sistem keamanan nasional
Ratusan napi Lapas Subang dapat remisi Idulfitri, 4 orang langsung bebas