GENMILENIAL.ID - Kasus dugaan penggelapan uang oleh seorang menantu terhadap mertuanya sendiri tengah viral di media sosial.
Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, dengan nilai kerugian mencapai Rp4,7 miliar.
Menantu berinisial SU atau AA itu diduga menilap uang hasil usaha keluarga untuk kepentingan pribadi, mulai dari gaya hidup mewah hingga diduga untuk membiayai hubungan dengan wanita lain.
Kasus ini ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh akun Instagram @neni.putri yang mengaku sebagai kakak ipar pelaku, pada Selasa, 14 April 2026.
Baca Juga: Street Coffee Jembatan Kewek dibubarkan Satpol PP, nongkrong di tengah jalan jadi sorotan
“Menantu viral. Gelapkan uang mertua Rp4,7 miliar untuk gaya hidup, asyik liburan, dugem, pesta miras, judi, foya-foya, dari Kota Bengkulu hingga ke Bali bersama teman dan wanita simpanannya,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Uang diduga berasal dari usaha kopi
Diketahui, uang miliaran rupiah itu berasal dari hasil penjualan kopi milik ayah mertua pelaku. Dalam praktiknya, SU diduga tidak menyetorkan seluruh hasil penjualan kepada pemilik usaha.
Kasus ini kini telah ditangani oleh Satreskrim Polres Kepahiang dan pelaku telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kanit Pidum Ipda Abdullah Barus mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui telah melakukan penggelapan secara bertahap.
Baca Juga: Viral nenek Warism tersesat di Jaksel, sempat dikabarkan diabaikan polisi, Propam turun tangan
“Uang hasil penggelapan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk berfoya-foya dan membelikan barang-barang branded,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 14 April 2026.
Kecurigaan bermula saat korban menemukan adanya ketidaksesuaian antara data pemasukan dan hasil penjualan kopi.
Setelah dilakukan pengecekan kepada mitra usaha, diketahui bahwa pembayaran sebenarnya telah dilakukan secara penuh kepada pelaku.
Artikel Terkait
Tidak dibayar hampir Rp1 miliar, mitra MBG di Kalibata polisikan oknum yang lakukan penggelapan dana
Dapur MBG di Kalibata yang berhenti beroperasi karena rugi hampir Rp1 miliar bongkar kronologi penggelapan dana
Drama hukum Ashanty vs eks karyawan: Saling lapor, tuduhan penggelapan hingga Rp3 miliar jadi sorotan publik
Kejagung copot Kajari Jakbar Hendri Antoro, terseret dugaan penggelapan barang bukti Rp23,9 miliar
Tersangka penggelapan dana konser TWICE, bos Mecimapro ditahan saat refund Day6 masih tertunda
Polisi tangkap pelaku penggelapan mobil blind van Rp203 juta di Subang, ternyata karyawan perusahaan
Ngaku dibegal, akuntan SPPG di Aceh Utara diduga rekayasa kasus demi tutupi penggelapan Rp59 juta