Farid memastikan kondisi anak tersebut baik dan sudah kembali beraktivitas seperti biasa.
“Memang anaknya masih sehat, cuma gemeter aja dan sekarang sudah mainan lagi, lari-lari,” tambahnya.
Baca Juga: Kang Akur pastikan dukungan pemda untuk investor, infrastruktur Subang terus diperkuat
Keluarga tidak mempermasalahkan
Pihak SPPG juga menyampaikan bahwa kejadian ini tidak menimbulkan konflik dengan keluarga korban.
“Nggak ada apa-ada, orang tua juga tidak mempermasalahkan. Semuanya sudah mengerti keadaan dan menerima,” lanjutnya.
Imbauan agar tidak terjadi kesalahpahaman
Farid berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan kejadian sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya.
“Untuk orangtua juga jangan terlalu cepat-cepat untuk memposting, kalau nggak benar jadi seperti ini, jadi fitnah,” ujarnya.
Baca Juga: Penemuan benda mirip torpedo di Gili Trawangan, gegana pastikan bukan peledak
Ia juga mengingatkan pihak internal SPPG agar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas, terutama saat pengantaran.
“Dan untuk SPPG, untuk pegawai yang mengurus delivery semoga setelah kejadian ini jadi lebih hati-hati lagi,” tukasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, sekaligus memastikan informasi yang beredar di media sosial telah terverifikasi dengan benar.
Artikel Terkait
Viral joget soal insentif Rp6 juta, mitra MBG Hendrik Irawan minta maaf dan klarifikasi
Viral joget di dapur MBG, SPPG Pangauban disetop sementara, Hendrik Irawan minta maaf
MBG datang saat siswa sudah pulang, wali murid di Gresik keluhkan keterlambatan pengantaran
Pengawasan MBG disorot, Agus Masykur Rosyadi: Program harus tepat sasaran dan berkelanjutan
Dugaan keracunan MBG di Jaktim, 72 siswa dirawat di 3 rumah sakit
Viral lapak ‘MBG’ di Tebet, branding unik mirip program pemerintah picu sorotan
Viral! Kepsek paksa kepala SPPG cicipi MBG, kualitas makanan langsung membaik