Viral! Kepsek paksa kepala SPPG cicipi MBG, kualitas makanan langsung membaik

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 10 April 2026 | 13:59 WIB
Ilustrasi - tumpukan ompreng MBG yang siap dibagikan oleh SPPG kepada penerima manfaat (Instagram/badangizinasional.ri)
Ilustrasi - tumpukan ompreng MBG yang siap dibagikan oleh SPPG kepada penerima manfaat (Instagram/badangizinasional.ri)

GENMILENIAL.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Setelah berbagai kritik terkait kualitas makanan yang sempat viral di media sosial, kini muncul cerita berbeda yang justru menunjukkan adanya perbaikan signifikan.

Sebuah unggahan di platform Thread oleh akun @nksrr viral setelah mengungkap cara tegas pihak sekolah dalam menyikapi kualitas menu MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Cerita ini mencuri perhatian karena dinilai sebagai langkah konkret dan berani dalam memastikan makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar layak konsumsi.

Baca Juga: Viral! Ibu di Bandung ngaku bayinya hampir diambil OTK di RSHS, kronologi bikin merinding

Kepsek tantang SPPG makan MBG di tempat

Dalam unggahannya, guru tersebut menceritakan bahwa kualitas MBG di sekolahnya sempat mengalami berbagai masalah, mulai dari ketidaksesuaian menu hingga kelayakan makanan.

Namun, kondisi itu berubah setelah pihak sekolah, khususnya kepala sekolah, mengambil langkah tegas terhadap pihak SPPG.

“Menu MBG di sekolahku berangsur meningkat secara kualitas, berkat apa? berkali-kali SPPG tersebut ditegur oleh pihak sekolah kami,” tulis akun tersebut, dikutip Jumat, 10 April 2026.

Baca Juga: Isu panas! Dugaan pengadaan 20.600 truk Kopdes Merah Putih senilai Rp10,83 triliun jadi sorotan

Ia mengungkapkan, cara paling efektif bukan sekadar teguran lisan, melainkan dengan meminta langsung kepala SPPG untuk mencicipi makanan yang akan diberikan kepada siswa.

“Kepala SPPG-nya diminta datang lalu Kepala Sekolah kami ambilkan 1 ompreng untuk dihidangkan ke yang bersangkutan,” lanjutnya.

Bahkan, makanan tersebut harus dihabiskan saat itu juga di hadapan kepala sekolah sebelum dibagikan kepada siswa.

“Yang bersangkutan itu diminta untuk menghabiskan saat itu juga, harus habis ditunggu oleh Kepala Sekolah kami di ruang KS,” tulisnya.

Baca Juga: Bukan sekadar reward! Perumda TRS kirim karyawan umroh untuk dongkrak kinerja dan spirit layanan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X