GENMILENIAL.ID – Aksi seorang penjual makanan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, viral di media sosial setelah diduga meniru logo Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mempromosikan dagangannya.
Unggahan tersebut pertama kali ramai setelah dibagikan akun Instagram @kualimerahputih pada Kamis, 9 April 2026.
Dalam postingan itu, terlihat seorang pedagang menawarkan menu sarapan dengan nama 'MBG' yang disebut-sebut mirip dengan program makan bergizi gratis milik pemerintah.
Kemiripan tersebut sontak memicu perhatian warganet. Sebagian menilai penggunaan nama dan logo tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Baca Juga: Krisis air Subang disiasati murah! WTP Cijambe dibangun Rp1,2 miliar, kualitas air naik 60 persen
“Sempat diperingatkan warganet karena nama ‘MBG’ dianggap mirip program pemerintah,” demikian tertulis dalam unggahan tersebut.
“Takutnya bikin salah paham, apalagi banyak yang mengira ada kaitannya dengan program resmi,” tambahnya.
Strategi branding picu perdebatan
Di balik viralnya lapak tersebut, pemilik usaha menegaskan bahwa penggunaan nama “MBG” bukan merujuk pada program pemerintah, melainkan murni strategi pemasaran.
Ia menyebut, istilah yang digunakan memiliki kepanjangan berbeda, yakni “Mantap Banget Gila” untuk MBG dan “Badan Ganjel Nyarap” untuk BGN.
Baca Juga: DPRD Subang sahkan Raperda Desa dan LKPJ 2025, soroti kinerja pemda dan dasar hukum pilkades
Tulisan tersebut juga terpampang jelas di lapak dagangannya yang menawarkan menu sarapan dengan harga terjangkau.
“Sarapan MBG, mantap banget gila, 12.000 saja,” demikian tulisan yang terlihat di lapak tersebut.
Meski demikian, pemilihan nama dan logo yang menyerupai institusi resmi tetap menuai pro dan kontra di kalangan publik.
Artikel Terkait
10 Tips sukses bisnis kuliner tradisional di era modern
Pelaku kuliner lokal bersyukur terlibat Makan Bergizi Gratis: Bisa pekerjakan masyarakat, pedagang sekitar
Mengenang Raminten: Sejarah dan warisan budaya kuliner sarat budaya dari almarhum Hamzah Sulaiman
6 Investor swasta gelontorkan Rp3,65 triliun ke IKN, dari kuliner hingga perhotelan internasional
Dugaan keracunan MBG di Jaktim, 72 siswa dirawat di 3 rumah sakit
Viral motor berlogo BGN untuk MBG, Kepala BGN sebut total 25 ribu unit bukan 70 ribu
Viral pegawai SPPG Sumenep joget dan sawer uang di dapur MBG, warga soroti etika