Warga sebut teror sudah berulang
Warga setempat mengungkapkan bahwa aksi serupa bukan kali pertama terjadi di lingkungan tersebut.
Jefi Samhadi, salah satu warga, menyebut teror air keras sudah terjadi beberapa kali sebelumnya.
Baca Juga: Viral ibu menyesal ajak anak ke playground saat lebaran, berujung tertular campak hingga dirawat
“Ini sudah yang kedua bahkan ketiga kali,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebelumnya aksi serupa sempat menyasar kendaraan warga.
“Sebelumnya mobil Fortuner juga disiram di lokasi yang tidak jauh dari sini. Kali ini korbannya manusia,” ungkapnya.
Warga resah, polisi lakukan penyelidikan
Teror yang terjadi berulang kali ini membuat warga merasa takut, terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.
Baca Juga: Viral bapak-anak lawan arah di Jogja, ditegur malah intimidasi dan ajak duel pengendara
“Kami resah, takut ada korban berikutnya. Mudah-mudahan pelaku cepat tertangkap,” imbuhnya.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait motif maupun identitas pelaku.
Meski demikian, aparat dari Polsek Tambun Selatan diketahui telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya membahayakan keselamatan warga, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman di lingkungan permukiman.***
Artikel Terkait
Aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh OTK sepulang podcast di Jakarta
Novel Baswedan soroti penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, sebut kejahatan biadab
Andrie Yunus jadi korban penyiraman air keras, sosok aktivis HAM yang pernah dobrak pintu rapat RUU TNI di Hotel Fairmont
Soal kasus teror air keras ke Andrie Yunus, Rocky Gerung hingga Felix Siauw kecam aksi pelaku yang dinilai telah lampaui batas
5 Poin penting versi polisi soal kasus penyiraman air keras ke Andrie Yunus, dari kantor YLBHI hingga papasan di Cempaka Putih
Kasus teror air keras Andrie Yunus disorot, PSHK desak diadili di peradilan umum
Kepala BAIS TNI mundur usai kasus air keras aktivis KontraS, TNI janji tindak tegas