GENMILENIAL.ID — Kasus dugaan kekerasan terhadap seorang wanita berinisial JC yang viral di media sosial kembali menjadi sorotan publik.
Setelah rekaman CCTV yang memperlihatkan dirinya diduga ditendang oleh sang pacar berinisial NT beredar luas, kini JC akhirnya angkat bicara dan membeberkan kronologi versinya.
Peristiwa yang disebut terjadi di Bandung, Jawa Barat, itu ramai diperbincangkan warganet karena memperlihatkan momen seorang pria diduga melakukan kekerasan fisik terhadap pasangannya.
Video tersebut memicu gelombang empati dan dukungan untuk korban.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Rabu, 25 Februari 2026, JC menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan yang ia terima setelah kasus tersebut viral.
“Hallo teman-teman, terima kasih banyak atas semua doa, dukungan, dan semangat yang kalian berikan ke saya,” tulis JC dalam pernyataannya.
Datang dari Pekanbaru ke Bandung untuk menagih utang
Dalam klarifikasinya, JC menjelaskan bahwa pada 14 Februari 2026 ia berangkat dari Pekanbaru ke Bandung untuk menemui NT.
Keputusan itu diambil setelah NT disebut menghilang tanpa kabar dan memblokir seluruh akses komunikasi di media sosial.
Baca Juga: Truk tangki BBM terguling dan melintang di Tol Cipali KM 95, sopir diduga mengantuk
“Sebagai penjelasan, pada tanggal 14 Februari, saya berangkat dari Pekanbaru ke Bandung untuk menemui yang bersangkutan,” ujarnya.
Ia menegaskan, kedatangannya bukan untuk mencari keributan, melainkan meminta pertanggungjawaban atas persoalan utang yang belum diselesaikan selama hubungan mereka berjalan.
“Permasalahan ini berawal dari hutang yang belum diselesaikan, dan saya hanya ingin meminta pertanggung jawaban serta menyelesaikan semuanya secara baik-baik,” tulisnya.
Artikel Terkait
Polisi temukan tanda kekerasan pada mayat perempuan dalam drum di kali Cisadane
Soal kekerasan di RSUD Sekayu, dokter Syahpri didukung PB IDI dan Kemenkes bawa ke jalur hukum
Kasus Timothy Anugerah di UNUD kian panjang: DPR desak Satgas kekerasan aktif, RS hentikan koas pelaku, keluarga resmi lapor polisi
Wakil Bupati Pidie Jaya minta maaf usai pukul Kepala SPPG Sagoe, BGN kecam keras aksi kekerasan
KDM tegas soal kasus guru tampar siswa di Subang: Disiplin harus tanpa kekerasan
Ketua DIKPI dorong self policing sejak dini untuk cegah kekerasan dan stres di sekolah
Sejoli di Bandung terseret isu KDRT, video CCTV diduga rekam aksi kekerasan hingga permintaan maaf pelaku